batampos.co.id – Beberapa masyarakat masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan vaksin dosis kedua.

Pasalnya, sebagian warga tak mendapat informasi terkait lokasi bisa mendapatkan vaksin dosis kedua, khususnya vaksin jenis AstraZeneca.

Salah satu penyebanya, layanan vaksinasi massal yang didakan
di berbagai tempat, umumnya menggunakan vaksin Sinovac dan Moderna.

”Sudah lewat sebulan jadwal vaksin kedua. Selama ini saya cari untuk dosis kedua yang AstraZeneca, tapi sulit didapat. Kemarin di RSUD saya terima dosis pertama AstraZeneca. Sekarang tak ada lagi untuk dosis kedua di RSUD,” ujar Andita, warga perumahan MKGR, Batuaji, Minggu (10/10/2021).

Senada disampaikan oleh Marlin, warga Saguba, Sagulung, yang mengaku berulang kali ke lokasi layanan vaksinasi massal tapi belum juga mendapatkan jatah dosis kedua vaksin AstraZeneca.

”Kemarin ke Polsek (Sagulung) katanya hanya Sinovac. Susah nyari untuk dosis kedua AstraZeneca ini. Padahal, banyak yang sudah suntik dosis pertama AstraZeneca ini,” ujarnya.

Warga berharap agar jenis vaksin yang sudah diberikan untuk dosis pertama, juga diupayakan keberadaannya untuk dosis kedua.

Selain itu, lokasi vaksinasi harus diadakan di dekat tempat tinggal warga.

”Kalau tidak di RSUD, di puskesmas juga bisa, kan lebih dekat,” katanya.

Berbagai aturan yang mengharuskan ada sertifikat vaksin dosis pertama dan kedua, juga mendorong warga untuk mencari vaksin dosis kedua ini.

”Karena sekarang mau naik pesawat biar enggak PCR kan harus vaksin lengkap. Makanya, pemerintah harus memudahkan,” harapnya.(jpg)