batampos.co.id – Provinsi Kepri mendekati fase new normal seiring dengan ditetapkannya Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 oleh Pemerintah Pusat. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memberikan sinyal akan mencabut swab PCR dalam syarat perjalanan udara antar Provinsi.

”Provinsi Kepri sudah mendekati fase new normal, karena kita sudah berada di level 1. Sudah boleh hanya memberlakukan antigen untuk penumpang dari luar yang hendak menuju ke Kepri,” ujar Ansar menjawab pertanyaan media, beberapa waktu lalu di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, hingga saat ini, syarat menggunakan hasil swab PCR masih tetap diberlakukan. Menyikapi kondisi ini, Pemprov Kepri jauh-jauh hari telah menyurati kementerian terkait agar penumpang yang hendak ke wilayah Provinsi Kepri hanya cukup menggunakan swab antigen.

”Tapi nanti saya mau ketemu dengan Pak Menko Perekonomian hari Kamis (14/10), dan Pak Menhub, saya coba bicarakan itu. Kita mau meyakinkan bahwa karena kondisi kita sudah seperti ini (level 1) pariwisata kita harus hidup kembali. Minimal wisatawan domestik,” jelasnya.

Masih kata gubernur, Provinsi Kepri tengah bersiap untuk menyambut kedatangan wistawan domestik atau nusantara. Ia juga berharap, dengan dipermudahkannya syarat perjalanan tersebut bisa memberikan pengaruh bagi masyarakat untuk datang berlibur ke Provinsi Kepri.

”Pariwisata Kepri sudah lama lesu yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Semoga ini menjadi spirit baru, bagi kita untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata di Kepri,” tutup gubernur.

Sementara itu, Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua meminta semua pihak untuk tidak lengah. Karena penurunan kasus bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama adalah benar penyebaran Covid-19 sudah bisa dikendalikan. Kedua ada kemungkinan proses tracing yang lemah.

”Apapun kondisnya kita harus sama-sama waspada, semua pihak berharap kondisi daerah segera pulih dan bangkit kembali. Salah satu sektor tentunya pariwisata,” ujar Rudy Chua, kemarin.(*/jpg)