batampos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mendorong Dinas Kesehatan di kota dan kabupaten di Kepri, melaksanakan vaksinasi di daerah pinggiran dengan sistem jemput bola. Cara ini diyakini dapat menggesa terlaksananya vaksinasi 100 persen di Kepulauan Riau.

”Tapi kembali lagi, tergantung kebijakan masing-masing yang diambil kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri, Rabu (13/10).

Strategi khusus ini, kata Bisri, bisa dilaksanakan karena dengan melaksanakan vaksinasi di daerah pinggiran, dapat mencapai masyarakat yang belum mendapatkan vaksin sama sekali. Sekaligus memudahkan akses masyarakat untuk mendapatkan vaksin.

”Jadi begini, tergantung sasarannya. Kalau sasarannya banyak, dikumpulkan saja. Tapi jika sedikit, didatangi dengan jemput bola,” imbuhnya.

Strategi jemput bola ini bisa dilaksanakan di pulau-pulau terluar di Kepri. Namun, bisa juga dikumpulkan di satu pulau, lalu dilaksanakan vaksinasi di tempat itu. ”Kami mendorong kota dan kabupaten untuk segera mengejar sisa target vaksin. Bisa dikumpulkan perkelurahan atau perpulau,” ujarnya.

Bisri mengatakan, untuk mencapai vaksinasi 100 persen, membutuhkan usaha lebih keras lagi. Karena sasaran yang akan dicapai berada di lokasi yang sulit dijangkau atau memiliki sifat yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah.

”Memang ada karena letak geografis atau orangnya memang sedari awal tidak mau divaksin,” sebutnya. (*/jpg)