Sabtu, 11 April 2026

Layanan Kependudukan di Disdukcapil Batam kian Ramai

Berita Terkait

batampos.co.id – Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam setiap hari kerja dipadati ratusan warga untuk mengurus berbagai layanan administrasi kependudukan. Dari jumlah tersebut, kebanyakan bertujuan untuk mengurus pembuatan KTP elektronik (e-KTP).

Pantauan Batam Pos pada Kamis (21/10), sejak pukul 08.00 WIB, kantor tersebut mulai didatangi warga. Ada yang mengurus surat pindah, membuat akta kelahiran, mengurus nomor induk kependudukan (NIK) ataupun mengurus administrasi kependudukan lainnya.

Dalam melayani masyarakat, Disdukcapil Kota Batam tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti anjuran menjaga jarak dan wajib memakai masker sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

Sistem layanan diatur dengan sistem antrean, setiap warga yang datang dan menyerahkan berkas diberikan nomor urut antrean. Nantinya, petugas memanggil satu per satu untuk dilayani sesuai dengan nomor urut. Pada saat layanan tersebut, petugas akan memanggil, apabila berkas sudah siap.

Kepala Disdukcapil Kota Batam, Heryanto, mengaku, setiap hari, Disdukcapil Kota Batam melayani ratusan warga yang mengurus layanan kependudukan.

”Layanan e-KTP masih menjadi yang paling terbanyak diurus oleh warga,” ujarnya, kemarin.

Peringkat kedua, permohonan kartu keluarga (KK). Disusul pengurusan akta kelahiran, akta kematian dan pengesahan serta akta lahir.

Terpisah, Kabid Pelayanan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Batam, Gita Malinda, mengatakan, untuk saat ini warga yang mengurus akta lahir rata-rata berjumlah 130 orang per hari. Sementara, akta kematian berkisar 50 per hari dan akta kawin dan cerai rata-rata sekitar 50 orang setiap hari.

”Paling banyak itu akta lahir, rata-rata ada 130 orang per harinya,” ujar Gita.

Amron, warga Batam, mengaku sengaja datang pagi hari ke Disdukcapil guna mengurus akta anak keduanya. ”Kalau datangnya pagi kan enggak antre,” ujarnya. (*/jpg)

Update