batampos.co.id – Penanganan Covid-19 di Kota Batam dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan hasil menggembirakan. Hal itu membuat peta risiko Covid-19 di Batam juga mengalami perbaikan signifikan.
Berdasarkan peta risiko Satgas Covid-19 per 25 Oktober 2021, Kota Batam kini didominasi zona hijau atau tidak memiliki kasus Covid-19 aktif. Dimana, 57 kelurahan dari 64 kelurahan di Batam berzona hijau. Sementara 7 kelurahan lain berzona kuning dengan masing-masing satu kasus aktif.
”Saat ini tersisa tujuh kelurahan zona kuning. Masing-masing satu kasus dengan jumlah keseluruhan tujuh kasus aktif,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid -19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Senin (25/10).
Adapun tujuh kelurahan berzona kuning adalah; Tanjungsengkuang, Baloi Permai, Taman Baloi, Sungai Binti, Bukit Tempayan, Tiban Baru, dan Sembulang.
Turunnya kasus positif Covid-19 ini tentu saja menjadi perkembangan yang baik bagi Kota Batam. Meski demikian, Tim Gugus Covid-19 Kota Batam tetap tidak henti mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan jalankan protokol kesehatan (protkes). ”Pada masa pandemi seperti ini, disiplin protokol kesehatan adalah yang terpenting untuk dilakukan,” tambah Didi.
Sementara itu, sepanjang 24 jam terakhir terdapat penambahan dua orang positif Covid-19, dengan jumlah keseluruhan pasien sembuh sebanyak 25.820 orang. Meski ada dua positif, namun di hari yang sama terdapat penambahan dua pasien sembuh dengan jumlah 24.973 pasien. ”Untuk pasien meninggal nol,” sebutnya.
Adapun kasus aktif saat ini sebanyak lima orang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dan dua orang lainnya dirawat di rumah sakit.
Selanjutnya, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga telah melaksanakan RDT antigen kepada 223.987 spesimen. Dimana 8.343 positif dan 215.639 lainnya negatif. (*/jpg)
