
batampos.co.id- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) cabang Tanjung Balai Karimun, Kamis (28/10) melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok tani dipulau Karimun besar. Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Tanjung Balai Karimun Rusli menjelaskan, tujuan dari sosialisasi tersebut tidak lain untuk memberikan kenyamanan saat bekerja dan ada jaminan ketika terjadi kecelakaan kerja.
BACA JUGA: Pekerja Informal Ikut BPJS Ketenagakerjaan, Ini Keuntungannya
” Secara garis besar program pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada pekerja Indonesia. Dimana, disini ada dua kelompok yang mendapatkan perlindungan yaitu pekerja formal dan pekerja non formal,” terangnya.
Dan, bagi saudara-saudara petani masuk dalam kategori pekerja non formal yang memiliki penghasilan secara pribadi. Sehingga, para petani ini juga memiliki hak untuk turut serta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, ketika menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan para petani sudah terjamin oleh pemerintah untuk mendapatkan jaminan keselamatan yang sama dengan pekerja formal.
” Paling penting kami dari BPJS Ketenagakerjaan, siap membantu bapak dan ibu sebagai petani yang tergabung dalam kelompok tani untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Karimun Sukriyanto peserta yang hadir dalam sosialisasi tersebut ada 103 orang petani yang ada dipulau Karimun besar. Sedangkan, jumlah kelompok tani (Poktan) yang ada di kabupaten Karimun mencapai 380 poktan. Melalui sosialisasi ini, bisa diberikan pemahaman apa itu manfaat BPJS Ketenagakerjaan.
” Alhamdulillah, saat diskusi para petani sangat merespon apa saja manfaat BPJS Ketenagakerjaan bagi petani itu sendiri. Nah, paling penting keselamatan kerja petani itu yang harus kita utamakan. Melalui, peserta BPJS Ketenagakerjaanlah bisa membantu para petani untuk mendapatkan jaminan keselamatan kerja,” tuturnya.
Dengan ikut serta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para petani nantinya sudah tidak khawatir lagi ketika terkena musibah untuk pengobatan sudah ada jaminannya. Sehingga, secara otomatis bisa meningkatkan produksi hasil pertanian yang lebih melimpah lagi nantinya. Untuk itu, kedepannya sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk akan dilakukan sosialisasi kepada petani yang ada di pulau Kundur dan Moro, Durai, Buru.
” BPJS Ketenagakerjaan ini sebagai perpanjangan pemerintah yang memberikan perlindungan sosial, bagi pelaku usaha dan jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan sebagainya. Yang sangat bermanfaat bagi para pekerja, termasuk para petani juga bisa turut serta,” katanya. (*)
Reporter : TRI HARYONO
Editor : tunggul
