batampos.co.id – Pengusaha dan politisi Kepri DR Asman Abnur, SE, Msi mengatakan, untuk kemajuan Kepulauan Riau, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wali Kota dan Kepala BP Batam Muhammad Rudi, harus bersinergi. Sebab, kekuatan bersama, akan menyelesaikan berbagai masalah.
Sejumlah mega proyek di Batam dan Kepri seperti pembangunan pelabuhan Batuampar, pembangunan jembatan Batam Bintan, membutuhkan kerjasama pimpinan dan masyarakat Kepri.
‘’Saya sudah sampaikan ke Gubernur Kepri dan Walikota Batam. Kita berharap, sinergi antara Pak Ansar dan Pak Rudi bisa terjadi. Kalau sudah menjabat, harus melupakan politik internal dan mengutamakan kepentingan rakyat,’’ kata Asman Abnur, anggota DPR RI dan Wakil Ketua Umum PAN ini, kepada Batampos.
Menurut Asman Abnur, meski propinsi baru, Kepri harus menjadi model bagi provinsi lain. Saat ini, sedang dicari dua sumber cadangan minyak di Natuna dan Anambas, jika ditemukan akan menambah pendapatan Provinsi Kepri. ‘’Sebagai mitra kerja Komisi VII DPR RI, saya sudah minta Medco, Primeir Oil dan SKK Migas, membagikan dana CSR kepada masyarakat Kepri,’’ katanya.
Tingkat pendidikan, tingkat kesehatan masyarakat Kepri, kata Asman, harus lebih baik dari daerah lain. ‘’Karena Pak Ansar dan Pak Rudi sama-sama dekat dengan saya, mudah-mudahan saya bisa menjembatani. Tidak ada kekuatan sendiri bisa menyelesaikan masalah, tapi adalah kekuatan bersama,’’ ujar Asman Abnur.
Asman mendukung rencana Gubernur Kepri Ansar Ahmad membangun jembatan Batam-Bintan. Begitu juga rencana Kepala BP Batam membangun pelabuhan dan bandara. Batam diuntungkan dengan status sebagai kawasan Free Trade Zone dan menjadi pusat logistik.
‘’Pelabuhan dan bandara harus dibangun. Barang fast track melalui udara, yang volume besar melalui laut. Keduanya harus dibangun. Saya sudah bertemu Pak Rudi dan sarankan tiga hal. Yakni, bangun pelabuhan udara, bangun pelabuhan laut dan bangun destinasi pariwisata,’’ papar Asman Abnur.
Dikatakan Asman, ke depan kapal yang masuk ke Batam minimal dengan kapasitas 500 kontainer. Selain itu, barangnya jangan hanya rute Batam-Jakarta, tapi juga rute Hongkong, Korea dan China. Bandara Hang Nadim, selain sebagai pusat logistik, juga menjadi bandara transit dari Australia dan Eropa ke Bali, via Batam.
Asman juga menyarankan, Gubernur Kepri dan Kepala BP Batam membangun destinasi pariwisata, agar pebisnis dan wisatawan, bisa berlama-lama di Batam dan Kepri. ‘’Pulau Abang batu koralnya lebih bagus dari Bunaken. Ini kan perlu investor. Pulau Nirup juga sedang dibangun. Banyak pengusaha kita mampu kalau didukung pemerintah. Saya juga sedang membangun agrowisata di Pulau Kinon,’’ paparnya.
Ditanya soal kabar yang beredar Asman masuk bursa menjadi menteri lagi, ia hanya tertawa. ‘’Soal jabatan, saya tidak pernah menginginkan sesuatu dipaksakan. Mengalir saja. Kalau diberi amanah, kita jalankan. Kalau belum, masih banyak pekerjaan lain yang bisa kita lakukan,’’ tukasnya. (aat)
