Jumat, 3 April 2026

Singapura Memperketat Perbatasan untuk Pengunjung dari 7 Negara Afrika

Berita Terkait

Changi Airport Singapura. F. TheStraitsTimes

batampos.co.id – Pada hari Jumat (26/11), Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan bahwa dimulai jam 23.59 hari Sabtu semua pengunjung yang memiliki sejarah perjalanan dari tujuh negara Afrika tidak akan diperbolehkan untuk masuk ke atau transit melalui Singapura.

BACA JUGA: Novavax Mengajukan Permohonan Penggunaan Vaksin di Singapura

Tindakan ini dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Singapura dikarenakan adanya laporan beradarnya varian Covid-19 yang berpotensi lebih menular di wilayah tersebut.

Singapura memberlakukan kebijakan ini pada pengunjung yang datang dari Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambique, Namibia, Afrika Selatan, dan Zimbabwe.

Kebijakan ini juga berlaku pada pengunjung yang sudah mendapatkan izin untuk memasuki Singapura sebelumnya, selama mereka sudah berada di negara-negara tersebut dalam 14 hari terakhir.

Kemenkes Singapura mengatakan bahwa kebijakan ini akan berlaku selama empat minggu, dimana setelah itu kebijakannya akan ditinjau dan akan diperpanjang jika diperlukan.

“Meskipun varian tersebut dikatakan lebih menular, saat ini tidak ada cukup bukti untuk menentukan apakah varian ini berdampak pada tingkat keparahan penyakit, respons antibodi, atau efektivitas vaksin,” ucap Kementerian Kesehatan Singapura.

“Aspek-aspek ini sedang diselidiki. Kementerian Kesehatan akan mengevaluasi data yang muncul dan meninjau protokol perbatasan kami dengan tepat,” tutupnya. (*)

Reporter: TheStraitsTimes / Kevin Rendra Pratama

Update