
batampos.co.id – Satu kasus COVID-19 terdeteksi di Johor Causeway pada hari pertama berjalannya Vaccinated Travel Lane (VTL) Singapura-Malaysia pada Senin (29/11).
BACA JUGA: VTL Berlaku Hari Ini, Singapura Wajibkan Warga Malaysia Tes Antigen
Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamuliddin, mengemukakan bahwa kasus tersebut dideteksi pada Rapid Tes Antigen yang dilakukan di titik masuk.
“Hal ini sedang diverifikasi menggunakan RT-PCR (polymerase chain reaction). Kami ingin menggunakan uji RT-PCR untuk mengkonfirmasi hasil uji RTK-Antigen,” katanya saat konferensi pers.
Khairy juga menjelaskan bahwa sekarang Dinas Kesehatan Daerah Johor Bahru sedang melakukan penilaian risiko bagi penumpang yang melakukan perjalanan bersama pengunjung yang terinfeksi, guna memutuskan apakah penumpang-penumpang lain perlu untuk dikarantina atau perlu mengikuti protokol lain.
“Meskipun ada satu kasus (positif), saya tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang dapat menggagalkan VTL. Sebaliknya, itu harus menjadi contoh bagaimana pengujian pra-keberangkatan dan kedatangan dan sejenisnya adalah tindakan pencegahan yang diperlukan,” tambahnya.
Khairy juga menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan Malaysia akan mengeluarkan pernyataan tentang status VTL setelah mereka menerima informasi lebih lanjut mengenai kasus ini. (*)
Reporter: ChannelNewsAsia / Kevin Rendra Pratama
