Sabtu, 4 April 2026

Perahu Terbalik di Pantai Malaysia, 19 Tewas dan 29 Hilang

Berita Terkait

Kapal Terbalik di Dekat Tanjung Balau, Malaysia

batampos – Mayat sepuluh orang asing yang diyakini sebagai migran tidak berdokum ditemukan terdampar di pantai sementara 21 lainnya diselamatkan setelah perahu mereka terbalik di dekat Tanjung Balau, Malaysia.

BACA JUGA: Hampir 20.000 Orang di Malaysia Menderita Sindrom Paska Covid

Seorang juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Johor mengatakan bahwa kapal yang membawa 60 orang itu terlihat sekitar 20 meter dari pantai sekitar pukul 07.40, Rabu (15/12).

“Mayat empat perempuan dan enam laki-laki hanyut ke pantai sementara 19 laki-laki dan dua perempuan berhasil diselamatkan. 29 korban kapal lainnya masih hilang. Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung untuk menemukan mereka,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Angkatan Laut membantu dalam operasi penyelamatan tersebut. Tindakan awal yang dilakukan oleh penyelamat adalah menyelamatkan perahu untuk memastikan tidak ada korban yang masih terperangkap di dalamnya.

Direktur Badan Penegakan Maritim Malaysia (Malaysia Maritime Enforcement Agency), Laksamana Pertama Nurul Hizam Zakaria, mengatakan para korban diyakini telah memasuki perairan Malaysia secara ilegal sebelum kapal terbalik karena cuaca buruk.

“Setelah Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan memberi tahu kami tentang insiden itu, personel MMEA dikerahkan ke tempat kejadian untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan untuk menemukan 29 korban yang tersisa,” katanya.

MMEA mengirimkan pesawat AW 139 Agusta, kapal patroli KM Tegas dan kapal Petir 50 untuk membantu melacak korban dari kapal terbalik tersebut. (*)

Reporter: TheStraitsTimes / Kevin Rendra Pratama

Update