Minggu, 5 April 2026

Italia Melarang Turis dari Singapura Hingga 31 Januari Tahun Depan

Berita Terkait

Canal Grande di Venesia. F. TheStraitsTimes

batampos – Penduduk Singapura tidak akan diperbolehkan untuk berlibur ke Italia mulai Kamis (16/12).

Kedutaan Italia di Singapura mengatakan pada hari Rabu bahwa Kementerian Kesehatan Italia telah memindahkan Singapura dan Brunei ke daftar negara yang dianggap berisiko tinggi terkena infeksi Covid-19.

Pengunjung dari negara-negara di daftar tersebut hanya dapat memasuki Italia untuk alasan pekerjaan, kesehatan atau studi, atau dalam keadaan darurat atau untuk kembali ke rumah mereka.

Namun pengunjung yang hanya ingin berlibur akan dilarang untuk masuk.

Pengecualian dapat diberikan dalam kasus tertentu, seperti jika turis tersebut adalah warga negara dari negara anggota Uni Eropa atau apabila ia memiliki pasangan yang tinggal di Italia.

Kedutaan mengatakan bahwa mereka yang masih diizinkan memasuki Italia harus melaukan isolasi mandiri diri selama 10 hari di tempat yang telah ditetapkan oleh pemerintah Italia.

Wisatawan dari Singapura masih dapat transit melalui bandara Italia ke tujuan lain, asalkan mereka tidak keluar dari area yang ditentukan di dalam bandara.

Pembatasan ini akan mulai berlaku sejak Kamis hingga 31 Januari tahun depan.

Singapura memulai Vaccinated Travel Lane (VTL) dengan Italia pada 19 Oktober, memulihkan perjalanan bebas karantina dua arah antara kedua negara. Italia sebelumnya telah membuka diri ke Singapura.

Karena VTL Singapura dengan Italia bersifat sepihak, pengunjung Italia yang memenuhi syarat untuk menggunakan VTL masih dapat memasuki Singapura tanpa mengisolasikan diri selama berhari-hari.

Masuknya mereka akan terpengaruh hanya jika Singapura menangguhkan penggunaan VTL.

Langkah Italia untuk melarang turis Singapura adalah kemunduran paling signifikan sejauh ini bagi mereka yang mencari perjalanan bebas karantina ke negara-negara di bawah skema VTL.

Tidak ada negara lain dalam skema ini yang melarang masuknya pengunjung dari Singapura setelah munculnya Covid-19 varian Omicron pada akhir November.

Tetapi beberapa telah memperketat persyaratan pengujian, dan Australia juga memberlakukan karantina tiga hari untuk semua pengunjung yang memasuki negaranya. (*)

Reporter: TheStraitsTimes / Kevin Rendra Pratama

Update