
batampos – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kota Batam umumnya sudah menampung ribuan berkas pendaftaran PPDB. Sebagian sudah melalui tahap verifikasi untuk diseleksi.
Pengumuman PPDB tingkat SMK dilaksanakan tanggal 27 Juni mendatang dan bagi peserta yang tidak lolos PPDB SMK bisa mendaftar lagi di SMA Negeri untuk kuota zonasi yang akan dibuka tanggal 28 Juni hingga 2 Juli mendatang.
SMKN 5 Batam di Sagulung misalkan pada hari keenam PPDB, atau Kamis (23/6) kemarin sudah menerima sekitar 1.900 berkas pendaftaran. Padahal sekolah perkapalan ini hanya bisa menampung 1.080 siswa. Separuhnya dipastikan tidak lolos dan diharapkan bisa menerima dengan lapang dada mencari sekolah lain.
“Bisa ke SMA untuk kuota zonasi sebab untuk zonasi SMA dibuka tanggal 28 Juni setelah PPDB SMK diumumkan,” ujar Kepala SMKN 5 Batam Agus Syahrir.
Sesuai dengan petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan, sebut Agus, tidak ada penambahan lokal lagi nantinya. Artinya siswa yang diterima harus sesuai dengan kuota yang telah ditentukan sebelum yakni 1.080 siswa.
Situasi yang sama juga terjadi di SMKN 1 Batam. Pendaftar sudah diatas seribuan berkas namun kuota daya tampung sekolah hanya 506 orang. Dinas Pendidikan Provinsi Kepri maupun sekolah tidak akan menambah lokal lagi sebab kuota yang telah ditetapkan sudah sesuai dengan kapasitas daya tampung ideal yang ada.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Batam Noor Muhammad mengakui jika peserta PPDB SMK yang tidak lolos PPDB bisa melanjutkan pendaftaran ke SMA untuk kuota zonasi. “SMK pengumuman tanggal 27 nanti. Kalau tak lolos bisa daftar lagi ke SMA untuk kuota zonasi yang PPDB nya dibuka tanggal 28 Juni hingga 2 Juli,” ujar Noor.
Seperti diketahui PPDB tingkat SMA dan SMK tahun ini tentu tidak mampu menampung semua siswa yang baru tamat SMP. Data dari Dinas Pendidikan Kota Batam siswa yang tamat SMP mendekati angka 20 an ribu siswa dan kuota daya tampung SMA dan SMK negeri hanya sekitar 11 ribuan siswa saja. Berikut perinciannya; Untuk SMA Negeri di kota Batam tahun ini hanya bisa menampung 7.056 siswa. Untuk SMK Negeri sebanyak 4.828 orang dan SLB sebanyak 120 orang. (*)
Reporter : Eusebius Sara
