Senin, 6 April 2026

RSUD Embung Fatimah Tidak Kekurangan Dokter Spesialis

Berita Terkait

rsudef
Ilustrasi. Suasana di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah tidak kekurangan dokter spesialis. Kadinkes juga memastikan ketersediaan dokter umum di rumah sakit milik Pemerintah Kota Batam itu mencukupi.

“Kalau RSUD kita cukup. Baik dokter umum dan dokter spesialis gak ada yang kosong, ” ujarnya, Jumat (20/1).

Selain itu lanjutnya, beberapa orang dokter juga bersekolah untuk mengambil spesialis, sehingga ke depan dapat memenuhi kebutuhan dokter spesialis yang pensiun atau sebagainya.

Baca Juga: Gadis Belia Dilaporkan Hilang, Ternyata Dibawa 3 Remaja yang Kenal dari Facebook

“Ada juga yang sekolah, jadi untuk rumah sakit daerah aman lah, ” benernya.

Didi menambahkan, selain RSUD dokter umum di setiap puskesmas di Batam juga mencukupi.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan semua semua puskesmas jika ada kekurangan tenaga kesehatan maupun kebutuhan dokter.

“Kalau rumah sakit swasta kita gak tau. Karena mereka sendiri yang ngadain. Tapi kalau dinkes, dia butuh ada pegawai ya kita sekolahkan, ” pungkasnya.

Baca Juga: Mesin X-Ray Tidak Berfungsi, Polsek KKP Minta Pengelola Pelabuhan Domestik Perbaiki

Sebelumnya, Provinsi Kepri masih kekurangan dokter umum dan spesialis. Kebutuhan dokter ini masih cukup banyak, demi memberikan pelayanan mumpuni ke masyarakat. Hal ini diamini oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri.

“Kami sedang melakukan pemetaan (kekurangan) dokter di kabupaten dan kota di Kepri,” kata Bisri, Kamis (19/1).

Ia mengatakan, setiap kabupaten itu minimal memiliki 7 dokter spesialis. Dokter spesialis yang dibutuhkan yakni penyakit dalam, anak, bedah dan anestesi.

Baca Juga: Masyarakat Pulau Buluh dan Bulang Keluhkan Padatnya Aktivitas Kapal Besar

Sedangkan, di provinsi membutuhkan 12 spesialis.“Minimal ada 3 orang spesialis penyakit dalam. RSUP Kepri masih kekurangan itu,” ujarnya.

Bisri mengatakan, kekurangan dokter spesialis tidak hanya di kabupaten atau kota di Kepri saja. Tapi, RSUP Kepri juga masih belum memiliki dokter spesialis yang optimal.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update