Senin, 13 April 2026

Kurangi Ketergantungan Telur Luar Kepri, Japfa Bangun Peternakan Ayam Petelur di Bintan

Berita Terkait

Beberapa orang meninjau Farm Layer and Pullet yang telah dibangun Japfa di Kecamatan Toapaya, Bintan, Kamis (15/5/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– PT. Indojaya Agrinusa, anak perusahaan Japfa Group telah membangun Farm Layer and Pullet untuk mendukung ketahanan pangan.

Lokasi peternakan petelur tersebut tidak jauh dari Simpang Trafic Light Pasar Tani, Kecamatan Toapaya, Bintan.

Menurut Vice President Head Of Feed Operation Sumatera PT. Japfa Comfeed Indonesia, Anwar Tandiono, 90 persen telur di Kepri masih dipasok dari luar daerah.

BACA JUGA: Bau Tidak Sedap dan Banyak Lalat, Warga Bintan Minta Kompensasi dari Japfa

Berdasarkan survei Japfa, sekitar 90 persen atau hampir 2 juta butir telur di Kepri masih dipasok dari Medan, Sumatera Utara.

Menurut Anwar, tahap awal peternakan akan diisi dengan kurang lebih 45 ribu ekor ayam per kandang dengan target produksi sekitar 365 ribu telur per hari.

“Besok sudah mulai masuk bibit ayam petelur,” ujarnya.

Ia berharap, peternakan petelur yang dibangun di Bintan dalam mendukung ketahanan pangan dapat mengurangi pasokan telur dari luar daerah.

Dengan demikian diharapkan produksi telur menjadi lebih banyak dan kualitasnya lebih segar.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengapresiasi kehadiran Farm Layer and Pullet yang dibangun oleh Japfa.

Ia berharap perusahaan melibatkan masyarakat dengan memperbanyak program kemitraan dan memprioritaskan tenaga kerja lokal. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Kurangi Ketergantungan Telur Luar Kepri, Japfa Bangun Peternakan Ayam Petelur di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Update