Minggu, 5 April 2026

Fexuprazan, “Korean Pill” untuk GERD Siap Hadir di Indonesia: Obat Generasi Baru yang Lebih Cepat dan Tahan Lama

Berita Terkait

batampos-Pasien GERD (gastroesophageal reflux disease) di Indonesia segera memiliki pilihan pengobatan baru yang lebih praktis dan efektif. Daewoong Pharmaceutical, perusahaan farmasi asal Korea Selatan, mengumumkan akan menghadirkan Fexuprazan, obat generasi terbaru dari golongan P-CAB (Potassium-Competitive Acid Blocker) yang telah digunakan di 30 negara dan dijuluki “Korean Pill” di Meksiko.

Dikenal sebagai solusi terapi modern yang menjanjikan, Fexuprazan hadir untuk menjawab keterbatasan dari pengobatan GERD konvensional seperti PPI (Proton Pump Inhibitor), yang selama ini menjadi standar namun memiliki banyak kekurangan.

Fexuprazan, Obat Inovatif dari Korea yang Bekerja Cepat dan Praktis

Tidak seperti PPI yang memerlukan konsumsi sebelum makan dan kerap tidak efektif mengatasi gejala di malam hari, Fexuprazan dapat diminum kapan saja tanpa perlu menyesuaikan waktu makan. Obat ini bekerja dengan menghambat produksi asam lambung secara langsung di reseptor kalium lambung dan memberikan efek yang lebih cepat serta bertahan lebih lama.

BACA JUGA: Bayer Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesehatan Indonesia dengan Inovasi Berbasis Sains

Dengan mekanisme kerja yang lebih efisien, Fexuprazan menjadi pilihan yang lebih nyaman bagi pasien, terutama mereka yang mengalami gejala GERD saat malam hari — kondisi yang umum namun sering tidak tertangani optimal oleh terapi lama.

GERD Semakin Umum di Indonesia, Tapi Pilihan Obat Masih Terbatas

Studi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan dipublikasikan dalam Journal of Clinical Gastroenterology (April 2024) menunjukkan bahwa prevalensi GERD di Indonesia mencapai 67,9% pada 2021. Namun, penggunaan obat golongan P-CAB seperti Fexuprazan masih sangat rendah, yaitu kurang dari 1%.

Sebagian besar pasien masih mengandalkan PPI, meskipun efektivitasnya terbatas dan tidak nyaman dalam penggunaannya. Melihat kebutuhan ini, Daewoong pun menggagas uji klinis pertama Fexuprazan di Indonesia, yang melibatkan pasien lokal untuk membuktikan efektivitasnya secara langsung.

“Fexuprazan menunjukkan kemampuan meredakan gejala panas di dada (heartburn) dan refluks asam lambung lebih cepat dibandingkan esomeprazole. Diminum satu kali sehari, dan hasilnya sangat menjanjikan,” ungkap Prof. Ari Fahrial Syam, Ketua Umum Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) sekaligus peneliti utama studi tersebut.

Mendunia dan Diminati Pasien: Dijuluki ‘Korean Pill’ di Meksiko, Catat Penjualan Rp1,17 Triliun

Walau baru akan masuk Indonesia, Fexuprazan telah digunakan di berbagai belahan dunia, termasuk Korea Selatan, India, Meksiko, Filipina, Chili, dan Ekuador. Di Meksiko, obat ini bahkan dikenal luas dengan julukan “Korean Pill” karena kemudahannya dikonsumsi dan tingkat kepuasan pasien yang tinggi.

“Beberapa pasien secara khusus meminta obat ini dengan sebutan ‘Korean Pill’. Mereka menyukainya karena tidak perlu mengatur waktu makan,” ujar Prof. Jose Maria Remes Troche dari Universitas Veracruz, Meksiko.

Dengan kehadiran di 30 negara, Fexuprazan kini mencatat penjualan global tahunan sebesar Rp1,17 triliun. Daewoong menargetkan kehadiran di 100 negara pada tahun 2027, setelah saat ini mengantongi izin edar di enam negara dan telah menandatangani kontrak ekspor dengan lima negara lainnya.

Didukung Ahli Dunia: Fexuprazan Dianggap Lebih Unggul dari PPI

Pengakuan terhadap Fexuprazan tak hanya datang dari data penjualan atau pasien, tetapi juga dari kalangan medis dunia. Dalam simposium “Fexuprazan Night” yang berlangsung 4 Juni 2025 dan dihadiri lebih dari 100 dokter spesialis dari AS, Meksiko, Chili, dan Korea Selatan, para pakar membahas efektivitas Fexuprazan sebagai solusi masa depan GERD.

“PPI memiliki keterbatasan seperti kerja lambat, kurang efektif di malam hari, serta risiko efek samping jangka panjang. Fexuprazan hadir sebagai alternatif yang mengatasi semua itu,” jelas Dr. Michael F. Vaezi, pakar dari Vanderbilt University Medical Center, AS.

Sementara itu, Prof. Ronnie Fass, pakar GERD internasional, menegaskan bahwa P-CAB seperti Fexuprazan diprediksi menjadi standar pengobatan GERD di Amerika Serikat dalam waktu dekat, berkat efek terapeutiknya yang lebih unggul dibandingkan PPI.

BACA JUGA: FBI Buru Perempuan Tiongkok Ini, Hadiah Rp 245 Miliar untuk Info Akurat!

Segera Hadir di Indonesia, Siap Beri Harapan Baru untuk Pasien GERD

Daewoong Pharmaceutical tengah dalam proses mendapatkan izin edar resmi Fexuprazan di Indonesia. Harapannya, pasien GERD di Tanah Air segera bisa menikmati terapi yang lebih efektif dan nyaman.

“Kami membawa Fexuprazan sebagai obat baru yang telah terbukti secara global. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pilihan pengobatan GERD yang lebih cepat, praktis, dan sesuai kebutuhan pasien Indonesia,” ujar Baek In-Hyun, Kepala Divisi Bisnis Daewoong di Indonesia.

Dengan kombinasi kecepatan kerja, fleksibilitas konsumsi, dan dukungan bukti klinis yang kuat, Fexuprazan diharapkan menjadi game-changer dalam pengobatan GERD, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. (*)

Artikel Fexuprazan, “Korean Pill” untuk GERD Siap Hadir di Indonesia: Obat Generasi Baru yang Lebih Cepat dan Tahan Lama pertama kali tampil pada News.

Update