Senin, 6 April 2026

Fenomena Zombie Cigarettes di Jepang, Vape Berisi Obat Penenang Berbahaya

Berita Terkait

Zombie cigarettes, vape mengandung bahan berbahaya yang fenomenal di Jepang. F. x.com/tcf_updates.

batampos – Fenomena Zombie Cigarettes tengah menjadi perhatian serius di Jepang. Produk ini merupakan cairan rokok elektrik yang dicampur obat penenang dan kini semakin marak digunakan di kalangan remaja.

Otoritas Jepang meningkatkan kewaspadaan karena cairan vape tersebut mengandung etomidate, obat anestesi yang disalahgunakan dengan cara dihirup melalui perangkat elektronik.

Efeknya membuat penggunanya tampak seperti zombie, mulai dari kehilangan kontrol tubuh, kaki lemas, kesemutan, kejang ringan, hingga hilang kesadaran. Demikian dilaporkan South China Morning Post. 

Hingga akhir September, polisi telah menangkap 10 remaja berusia sekitar 20 tahun di Okinawa karena kedapatan memiliki etomidate. Peredaran zat ilegal ini dilakukan melalui pasar gelap, termasuk lewat media sosial dan aplikasi percakapan terenkripsi.

Etomidate resmi dilarang di Jepang sejak 16 Mei 2025. Kepemilikan, distribusi, maupun penggunaan zat tersebut dapat dikenakan denda hingga ¥3 juta atau hukuman penjara maksimal tiga tahun.

Meski begitu, zat ini masih berada dalam area abu-abu hukum karena belum sepenuhnya diklasifikasikan sebagai zat terkontrol.

Pada Oktober lalu, polisi juga menangkap Yuto Agarie, pemimpin jaringan perdagangan narkoba yang diduga menyimpan 63,84 gram cairan etomidate di rumahnya di Urasoe untuk diperjualbelikan.

Ada dugaan sindikat luar negeri terlibat, termasuk jaringan yang menyelundupkan etomidate dari India melalui Singapura.

Fenomena Zombie Cigarettes menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena dinilai bisa menyebar ke wilayah lain di luar Okinawa. Beberapa pihak bahkan mendorong pemerintah Jepang untuk mempertimbangkan pelarangan total produk vape guna mencegah peredaran cairan ilegal berbahaya semacam ini.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Fenomena Zombie Cigarettes di Jepang, Vape Berisi Obat Penenang Berbahaya pertama kali tampil pada News.

Update