
batampos – Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 110 menjadi pilihan alternatif masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas yang hendak bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kapal bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini diminati karena menawarkan tarif jauh lebih murah dibandingkan kapal penumpang lainnya.
KM Sabuk Nusantara 110 melayani rute Tarempa – Kijang dengan harga tiket hanya Rp42 ribu per orang. Tarif tersebut dinilai sangat terjangkau, terutama bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi tinggi.
Sebagai perbandingan, tiket kapal ferry MV Seven Star Island dibanderol sekitar Rp550 ribu per orang, sedangkan KM Bukit Raya mematok tarif sekitar Rp215 ribu. Selisih harga yang cukup signifikan membuat kapal perintis ini menjadi solusi ekonomis bagi warga Anambas selama musim liburan.
Salah seorang penumpang, Anton Hutabarat, mengaku memilih KM Sabuk Nusantara 110 demi menghemat pengeluaran saat pulang kampung merayakan Natal bersama keluarga.
“Saya mau balik ke Siantar, mau Natal sama keluarga. Terpaksa naik kapal ini biar hemat,” ujar Anton, Kamis (18/12/2025).
Anton menyebutkan, dengan menggunakan kapal perintis tersebut, ia dapat menghemat biaya perjalanan hingga Rp3 juta. Pasalnya, ia bepergian bersama enam anggota keluarga dari Tarempa menuju Kijang.
“Dari Kijang nanti lanjut ke Batam, lalu naik pesawat ke Kuala Namu. Lama di jalan enggak apa-apa, yang penting hemat. Waktu tempuhnya sekitar 30 jam,” katanya.
Anton yang sehari-hari berdagang di Pasar Tarempa menuturkan, penghematan ongkos perjalanan sangat berarti baginya. Menurutnya, dana yang tersisa bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain selama berada di kampung halaman.
“Bukan cuma buat ongkos, tapi juga buat kasih uang Natal ke keluarga. Itu sudah jadi tradisi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebagai perantau, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk berbagi dengan sanak saudara, terutama orang tua.
“Kita ini merantau, orang taunya kita sukses di tanah rantau. Enggak masalah, itung-itung berbagi rezeki,” ujarnya.
Sementara itu, pantauan Batam Pos di Pelabuhan Tarempa menunjukkan jumlah penumpang KM Sabuk Nusantara 110 belum terlalu ramai.
Padahal, dengan tarif murah dan kapasitas kapal yang cukup besar, kapal perintis ini dinilai berpotensi menjadi pilihan utama masyarakat Anambas selama libur Nataru, khususnya bagi warga yang mengutamakan penghematan biaya meski harus menempuh perjalanan lebih lama. (*)
Artikel Tarif Rp42 Ribu, KM Sabuk Nusantara Jadi Andalan Warga Anambas saat Nataru pertama kali tampil pada Kepri.
