
batampos – Tim SAR Gabungan resmi menghentikan pencarian terhadap Top (50), warga Kampung Panglong, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, pada Senin (12/1) siang. Penghentian dilakukan setelah upaya pencarian selama tujuh hari tidak membuahkan hasil.
Kapolsubsektor Teluk Sebong Polsek Bintan Utara, Iptu Muslimin, mengatakan pencarian telah dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas Tanjungpinang, Satpolairud Polres Bintan, TNI AL, Tagana Bintan, BPBD Bintan, hingga masyarakat setempat.
“Pencarian sudah dilakukan selama satu minggu sesuai prosedur. Namun hingga hari ketujuh, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Muslimin.
Selama operasi SAR berlangsung, tim menyisir sejumlah lokasi, mulai dari Perairan Berakit hingga Pengudang, termasuk area hutan bakau yang diduga menjadi lokasi terakhir korban beraktivitas.
Meski operasi SAR resmi dihentikan, Muslimin menyebut pihak keluarga dan warga setempat masih terus melakukan pencarian secara mandiri.
“Mereka masih beranggapan korban bisa ditemukan, sehingga pencarian mandiri tetap dilakukan sampai saat ini,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila memperoleh informasi terkait keberadaan Top. Selain itu, warga diminta tetap waspada saat beraktivitas di wilayah pesisir mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Angin sedang bertiup kencang. Warga yang turun ke laut atau ke pantai agar lebih berhati-hati karena dikhawatirkan ombak kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, mengatakan penghentian pencarian tersebut sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) operasi SAR.
“Pencarian dihentikan karena sudah sesuai SOP tujuh hari pencarian, namun belum membuahkan hasil,” kata Agus.
Meski demikian, ia menegaskan pencarian dapat kembali dilakukan apabila terdapat informasi baru yang mengarah pada keberadaan korban.
Sebelumnya diberitakan, Top dilaporkan hilang saat mencari ketam bakau di laut pada Senin (5/1). (*)
Artikel Tim SAR Hentikan Pencarian Warga Desa Berakit yang Hilang di Laut, Keluarga Cari Sendiri pertama kali tampil pada Kepri.
