
batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam berencana menggelar rapat bersama asosiasi dan para distributor beras di Batam dalam waktu dekat. Rapat tersebut digelar untuk membahas kenaikan harga beras serta belum terserapnya beras Bulog yang disiapkan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di Batam.
Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Batam, Aryanto, mengatakan rapat itu akan difokuskan pada pencarian solusi atas berbagai kendala yang dihadapi distributor, terutama terkait kenaikan harga beras di pasaran.
“Kami rencananya akan rapat bersama Disperindag Batam dan para distributor. Kenaikan harga ini akan kita bahas bersama, kendalanya seperti apa, dan solusi apa yang bisa dicari,” ujar Aryanto, Senin (12/1).
Baca Juga: Ini Jadwal Kapal Pelni dari Batam untuk Bulan Januari dan Februari 2026
Ia menyebutkan, pembahasan juga akan mencakup rencana penyaluran beras dari Bulog ke Batam. Menurutnya, mekanisme dan kualitas beras perlu didiskusikan secara terbuka bersama asosiasi agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
“Untuk beras Bulog, nanti kami diskusikan bersama asosiasi jalannya seperti apa. Apalagi saya baru dari luar kota, jadi memang masih kurang update,” katanya.
Disinggung soal kenaikan harga beras, Aryanto mengakui tren kenaikan terjadi hampir di seluruh daerah. Batam, kata dia, sebagai wilayah nonpenghasil beras, tentu ikut terdampak.
“Memang ada kenaikan beras di semua daerah, apalagi Batam bukan daerah penghasil. Tapi sejauh ini masih di bawah HET,” ujarnya.
Meski demikian, Aryanto memahami adanya penilaian masyarakat yang menganggap harga beras cukup tinggi. Ia menilai, pemerintah dan pelaku usaha perlu mencari solusi konkret untuk menekan harga di tingkat konsumen.
“Solusi apa yang bisa kita bantu, mungkin dari sisi ongkos kirim atau dari segi lainnya. Khusus beras, bisa dikaji harga spesial, misalnya dari Jawa ke Batam. Kalau memungkinkan, ongkos kirimnya disubsidi,” katanya.
Baca Juga: Harga Gas Melonjak, HKI Ungkap Risiko Relokasi Investasi dari Batam
Menurutnya, opsi subsidi ongkos angkut dapat membantu menekan harga beras di Batam. Ia pun membuka kemungkinan untuk membahas hal tersebut bersama pemerintah.
“Nanti kita tanyakan ke pemerintah, siapa tahu bisa ada subsidi,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Disperindag Kota Batam, Suhar, membenarkan rencana rapat tersebut akan digelar pekan ini.
“Benar, rencananya minggu ini akan digelar rapat,” ujar Suhar.
Terkait persoalan beras, Suhar menyebutkan bahwa penjelasan mengenai kondisi pasokan dan harga telah disampaikan oleh Wali Kota Batam. Namun, ia menegaskan pemerintah tidak bisa memaksa distributor untuk membeli beras yang ditawarkan Bulog.
“Pemerintah tidak bisa memaksa distributor untuk membeli beras yang disiapkan. Itu kembali ke pertimbangan masing-masing distributor,” katanya. (*)
Artikel Disperindag Batam akan Rapat dengan Distributor, Bahas Kenaikan Harga Beras pertama kali tampil pada Metropolis.
