Kamis, 22 Januari 2026

Alwi Farhan Ogah Disebut Tulang Punggung Tunggal Putra: “Itu Cuma Persepsi Orang”

Berita Terkait

Alwi Farhan melenggang ke babak kedua Indonesia Masters 2026. (Dok. PBSI)

batampos – Pebulu tangkis muda Indonesia Alwi Farhan menanggapi dengan santai anggapan yang menyebut dirinya kini menjadi tulang punggung sektor tunggal putra Merah Putih.

Pemain berusia 20 tahun itu menegaskan tak ingin terbebani label tersebut dan memilih fokus pada proses serta performanya sendiri.

Posisi tersebut menjadikan Alwi sebagai tunggal putra terbaik kedua Indonesia di bawah Jonatan Christie, yang saat ini berada di peringkat keempat dunia.

Namun, Jonatan kini berkarier sebagai pemain independen setelah meninggalkan Pelatnas PBSI pada Mei 2025. Situasi ini membuat Alwi kerap disebut-sebut sebagai tunggal putra andalan utama Indonesia.

Menanggapi anggapan tersebut, Alwi memilih untuk tidak memikirkannya secara berlebihan. Menurut dia, status tulang punggung tim tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan peringkat dunia.

“Ya sebenarnya sama saja, nggak bisa dipatokin dari ranking saja. Yang kita tahu Aa Ginting juga baru sembuh dari cedera. Ubed juga baru merasakan atmosfer turnamen senior beberapa turnamen terakhir,” ujar Alwi saat ditemui di Istora Senayan, Rabu (21/1).

“Ya pastinya mungkin itu persepsi orang saja, tapi saya nggak mau terlalu memikirkan ke situ,” tambahnya.

Karier Anthony Sinisuka Ginting memang tengah mengalami penurunan tajam. Ia kini berada di peringkat ke-76 dunia setelah sempat absen panjang akibat cedera serius sepanjang 2025.

Sementara itu, Mohammad Zaki Ubaidillah (Ubed) baru sepenuhnya masuk ke level senior tahun ini. Pada musim lalu, ia masih berlaga di level junior dan menutup karier mudanya dengan medali perak Kejuaraan Dunia Junior.

Alwi menilai situasi yang dihadapinya saat ini justru menjadi tantangan tersendiri. Ia tidak ingin memandangnya sebagai beban, melainkan sebagai motivasi.

“Pastinya ada tantangan tersendiri bagi saya. Saya nggak boleh mikir ini dengan cara negatif, harus dengan cara positif,” katanya.

“Semoga saya selalu kuat, selalu berjuang, dan selalu semangat menghadapi semua tantangan dan cobaan yang Tuhan berikan,” lanjut Alwi.

Alwi juga mengakui bahwa ekspektasi masyarakat terhadap dirinya kini semakin tinggi. Namun, ia memilih untuk tetap mengontrol ambisi dan menjalaninya secara bertahap.

“Dengan pengalaman yang saya dapat, saya lihat kualitas diri saya dan lawan-lawan saya, ekspektasi pasti naik. Tapi saya harus tetap kontrol,” ucapnya.

“Nggak semua ini atas kemauan saya, ini jalan yang Tuhan kasih. Nggak gampang, tapi saya akan terus mencoba yang terbaik setiap hari. Saya nggak tahu ke depan seperti apa, tapi yang pasti saya akan selalu berjuang,” pungkasnya. (*)

Artikel Alwi Farhan Ogah Disebut Tulang Punggung Tunggal Putra: “Itu Cuma Persepsi Orang” pertama kali tampil pada Olahraga.

Update