Senin, 26 Januari 2026

Pendidikan, Infrastruktur Penghubung dan Listrik jadi Prioritas Pembangunan di Bulang

Berita Terkait

Amsakar Achmad saat memberikan penjelasan mengenai pembangunan di bulang dalam acara Musrenbang, Senin (26/1/2026). f. Istimewa

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di Kecamatan Bulang dengan memprioritaskan penguatan pendidikan, pembangunan infrastruktur penghubung antarpulau, serta perluasan layanan listrik di wilayah hinterland.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Bulang Tahun 2026 di Kelong Seafood Mangrove Restaurant, Senin (26/1). Ia hadir didampingi Sekda Batam, Firmansyah, serta jajaran kepala OPD Pemko Batam.

Amsakar mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Bulang dalam proses perencanaan pembangunan. Baginya, Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk menyepakati kebutuhan prioritas warga agar pembangunan berjalan tepat sasaran.

“Musrenbang adalah ruang bersama untuk memastikan program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata dia.

Penguatan SDM menjadi fondasi utama pembangunan kawasan hinterland. Ia mendorong para orang tua agar tidak ragu menyekolahkan anak-anak hingga jenjang pendidikan tertinggi.

“Untuk menang dalam kehidupan, kuncinya adalah pendidikan. Karena itu, APBD Batam kita arahkan serius ke sektor pendidikan. Saya tidak ingin masyarakat kita hanya menjadi penonton di daerah sendiri karena kalah bersaing,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemko Batam telah menjalankan berbagai program pendidikan, antara lain pemberian seragam sekolah gratis serta bantuan biaya kuliah ke perguruan tinggi negeri bagi siswa berprestasi, keluarga kurang mampu, dan anak-anak dari wilayah hinterland.

Sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo, Amsakar juga mengungkapkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi di kawasan Rempang dengan konsep asrama. Sekolah itu nantinya dirancang untuk mencetak generasi unggul yang dapat belajar secara optimal tanpa dibebani biaya pendidikan.

Di sektor infrastruktur, dia merespons aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan jembatan penghubung antarpulau. Ia meminta Dinas Bina Marga melakukan studi kelayakan secara komprehensif agar proyek yang dirancang benar-benar memberikan dampak ekonomi dan sosial tanpa mengganggu aktivitas masyarakat pesisir.

“Semua harus dikaji matang. Jangan sampai pembangunan justru mengganggu jalur pelayaran atau mata pencaharian nelayan dan penambang pancung. Jika hasil kajiannya baik dan mampu menggerakkan ekonomi wilayah, tentu kita dukung,” katanya.

Untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat pesisir, Pemko Batam juga terus memperluas pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di pulau-pulau secara bertahap. Program ini diperkirakan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan di wilayah Bulang.

Ia juga turut memaparkan capaian kinerja Pemko Batam selama sebelas bulan terakhir. Ia menyebut sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, hingga realisasi investasi tahun 2024 yang mencapai 115,5 persen dari target.

“Fokus kami adalah menyelesaikan persoalan dasar seperti air bersih, banjir, dan sampah. Jika kebutuhan mendasar ini tertangani dengan baik, maka kualitas hidup masyarakat akan meningkat dan Batam bisa tumbuh lebih maju,” kata dia.(*)

Artikel Pendidikan, Infrastruktur Penghubung dan Listrik jadi Prioritas Pembangunan di Bulang pertama kali tampil pada Metropolis.

Update