
batampos- Everton nyaris menelan malam yang memalukan di hadapan pendukungnya sendiri. Namun, Thierno Barry muncul sebagai penyelamat untuk memastikan The Toffees terhindar dari kekalahan saat menjamu Leeds United. Gol sang striker muda membuat laga di Hill Dickinson Stadium, Selasa (27/1), berakhir imbang 1-1—sekaligus meredam amarah tribun yang sempat bergolak.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Leeds United tampil lebih agresif dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-28 melalui aksi James Justin. Gol itu berawal dari kerja sama Jayden Bogle dan Anton Stach di sisi kanan pertahanan Everton yang tampak rapuh.
Bola kemudian mengarah ke Justin di tiang jauh yang sukses melepaskan tembakan kaki kiri ke gawang Jordan Pickford setelah luput dari pengawalan Dwight McNeil.
Ketinggalan satu gol membuat atmosfer stadion memanas. Pendukung Everton tak segan melayangkan cemoohan saat jeda babak pertama karena performa tim yang dianggap lesu. Leeds bahkan nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-34, tetapi tendangan jarak dekat Dominic Calvert-Lewin hanya membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, pelatih Everton David Moyes melakukan perubahan taktis besar-besaran. Ia mengubah formasi menjadi tiga bek dan memasukkan Jarrad Branthwaite yang baru pulih dari cedera hamstring, serta Kiernan Dewsbury-Hall.
Meski permainan timnya masih tampak buntu, Moyes tetap mempertahankan striker muda Thierno Barry di lapangan alih-alih memasukkan Beto yang lebih berpengalaman. Keputusan itu terbukti jitu.
Barry, yang sempat mandul dalam 18 laga awal musim ini, berhasil memotong umpan silang Idrissa Gueye dan menyarangkan bola ke langit-langit gawang Karl Darlow pada menit ke-76.
Gol tersebut menjadi gol keempat Barry dalam lima pertandingan terakhirnya—sekaligus gol yang menyelamatkan Everton dari kekalahan memalukan.
Everton bahkan sempat memiliki peluang untuk membalikkan keadaan ketika tendangan keras Idrissa Gueye membentur mistar gawang. Di sisi lain, Leeds juga mengancam di masa tambahan waktu lewat sundulan James Justin, namun hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan 1-1.
Dilansir dari ESPN, hasil imbang ini menjadi catatan kurang menggembirakan bagi Everton yang tercatat baru memenangkan empat laga kandang sejak November 2025 dan kini menempati posisi ke-10 klasemen.
Bagi Leeds United, satu poin ini juga terasa kurang memuaskan. Tim asuhan Daniel Farke gagal menjauh dari kejaran Nottingham Forest dan West Ham dalam upaya menghindari zona degradasi. Meski hanya kalah sekali dalam 10 laga terakhir, Leeds masih kesulitan mengubah hasil imbang menjadi kemenangan.
Usai laga, David Moyes mengakui timnya tampil buruk di babak pertama.
“Kami bermain sangat buruk di babak pertama, tetapi kami memegang kendali lebih baik di babak kedua dan akhirnya mendapatkan gol dari usaha itu,” kata Moyes, dikutip dari akun X resmi Everton.
Ia juga mengungkapkan bahwa perubahan di babak kedua sebenarnya di luar rencana awal.
“Rencana saya sebenarnya tidak ingin menurunkan Jarrad atau Kiernan secepat itu, tetapi saya rasa mereka memberi perbedaan besar saat masuk,” jelas Moyes. (*)
Artikel Gol Barry Selamatkan Everton dari Malam Memalukan di Hill Dickinson pertama kali tampil pada Olahraga.
