
batampos – Tempat pembuangan sampah (TPS) liar menjamur di kawasan Tembesi, Kecamatan Sagulung. Tumpukan sampah terlihat berserakan di sepanjang jalan utama hingga dekat permukiman warga, diduga akibat tidak terangkut selama lebih dari sepekan.
Sumarno, warga Citra Laguna, mengatakan kondisi tersebut sudah terjadi sejak sebelum Lebaran. Sampah yang tak kunjung diangkut membuat warga terpaksa membuangnya ke pinggir jalan.
“Sudah seminggu lebih tak diangkut. Jadi banyak warga yang buang ke jalan daripada menumpuk di depan rumah,” ujarnya.
Baca Juga: Kasus Bunuh Diri Awal 2026 Jadi Alarm Kesehatan Mental di Batam
Ia mengaku kesal dengan pelayanan pengangkutan sampah yang dinilai tidak maksimal. Selain menumpuk, sampah juga menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang lalat di lingkungan perumahan.
“Sampah saat Lebaran lebih banyak. Ya jangan salahkan warga kalau akhirnya buang sembarangan,” katanya.
Kondisi serupa juga terlihat di sepanjang Jalan Sei Binti. Tumpukan sampah mengular hingga lebih dari 100 meter ke arah kawasan Horizon Dapur 12.
Ironisnya, sebagian sampah tersebut kerap dibakar warga. Asap yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan karena mengurangi jarak pandang dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Baca Juga: Kasus Dana Rp4,38 Miliar Raib, Polda Kepri Tunggu Klarifikasi Bank CIMB
Sementara Camat Sagulung, M. Arfie Eranov, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penanganan.
“Terkait sampah ini kita koordinasikan langsung dengan DLH,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah karena berisiko bagi keselamatan dan kesehatan.
“Untuk pembakaran ini sudah rutin kita ingatkan. Namun yang melakukan biasanya masyarakat yang mencari rezeki di situ,” tutupnya. (*)
Artikel Sampah Sepekan Lebih Tak Diangkut, TPS Liar Menjamur di Tembesi Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.
