Minggu, 5 April 2026

Kasus DBD di Dabo Lama Naik, 19 Warga Terjangkit, Lingkungan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kepala Puskesmas Dabo Lama, Hesty Ningrum. F. Vatawari/Batam Pos

batampos — Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali meningkat di wilayah kerja Puskesmas Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga.

Dalam beberapa waktu terakhir, tercatat sebanyak 19 kasus DBD yang tersebar di Kampung Baru, Desa Batu Berdaun.

Kepala Puskesmas Dabo Lama, Hesti Ningrum, merinci sebaran kasus berada di sejumlah wilayah, yakni RW 3 sebanyak 10 kasus, RW 2 enam kasus, RW 1 dua kasus, dan RW 5 satu kasus.

Baca Juga: Warga Resah Isu BBM Langka, Pemkab Lingga Tegur Kios Penahan Stok

Menyikapi kondisi tersebut, petugas kesehatan langsung melakukan langkah penanganan, salah satunya melalui fogging di wilayah terdampak.

“Fogging sudah dilakukan dua siklus di lokasi berbeda. Hari ini di RW 003, dilanjutkan ke RW 002,” ujarnya, Minggu (5/4).

Namun, pelaksanaan fogging tidak serta-merta dilakukan tanpa persiapan. Petugas menemukan kondisi lingkungan di sejumlah titik masih kurang bersih, sehingga berpotensi mengurangi efektivitas penyemprotan.

“Saat pengecekan awal, masih banyak lingkungan yang belum bersih. Karena itu dilakukan gotong royong ulang sebelum fogging,” jelasnya.

Puskesmas menegaskan, fogging hanya bersifat sementara karena hanya membunuh nyamuk dewasa, bukan telur maupun jentik.

Baca Juga: Rakor PAKEM Lingga: Kondisi Keagamaan Aman, Pengawasan Media Sosial Diperketat

Karena itu, upaya utama yang harus dilakukan adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui kebersihan lingkungan.

Warga diimbau untuk rutin menguras tempat penampungan air, menutup wadah terbuka, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar guna menekan penyebaran DBD.

“Peran masyarakat sangat penting. Tanpa itu, kasus DBD akan terus berulang,” tegas Hesti. (*)

Artikel Kasus DBD di Dabo Lama Naik, 19 Warga Terjangkit, Lingkungan Jadi Sorotan pertama kali tampil pada Kepri.

Update