Jumat, 24 April 2026

RSUD Tarempa Naik Kelas, Nakes Puskesmas Ramai-ramai Ajukan Pindah

Berita Terkait

Direktur RSUD Tarempa, Sofwan Fuadi, saat ditemui di Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Kepulauan Anambas ramai-ramai mengajukan perpindahan tugas ke RSUD Tarempa setelah rumah sakit tersebut naik kelas dari tipe D menjadi tipe C dan mulai beroperasi di gedung baru.

Gedung baru RSUD Tarempa berlokasi di kawasan Tanjung Momong, Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan. Peningkatan status dan fasilitas ini dinilai menjadi daya tarik bagi para nakes untuk bergabung.

Direktur RSUD Tarempa, Sofwan Fuadi, membenarkan adanya gelombang pengajuan perpindahan tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan.

“Sudah ada yang ajukan pindah. Ada dari Puskesmas, ada juga dari RSUD Palmatak. Masih proses pendataan,” ujar Sofwan, Rabu (8/4).

Ia menyebut tenaga kesehatan yang mengajukan pindah cukup beragam, mulai dari perawat, bidan, apoteker hingga tenaga ahli gizi.

Setelah pendataan selesai, pihak RSUD Tarempa akan mengajukan proses mutasi ke Dinas Kesehatan guna menyesuaikan kebutuhan tenaga di rumah sakit.

Menurut Sofwan, pemenuhan kebutuhan nakes saat ini masih mengandalkan sumber daya yang ada di wilayah Anambas, termasuk dari Puskesmas maupun rumah sakit lain seperti RSUD Palmatak dan fasilitas kesehatan di Jemaja.

“Untuk sekarang kita berdayakan dulu nakes yang ada di daerah,” katanya.

Ia menilai langkah ini menjadi solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan tenaga seiring peningkatan status rumah sakit yang memerlukan sumber daya lebih besar.

Meski demikian, Sofwan memastikan perpindahan nakes tidak akan mengganggu pelayanan di fasilitas kesehatan asal. Ia menyebut distribusi tenaga masih dapat diatur dengan baik.

“Jumlah nakes kita sekitar 100 orang, dibantu tenaga pendukung seperti petugas kebersihan, keamanan, dan sopir ambulans,” jelasnya.

Sementara itu, rencana penarikan nakes yang saat ini bertugas di kantor camat maupun kelurahan belum dapat direalisasikan. Hal ini terkait dengan status administrasi, terutama Surat Tanda Registrasi (STR) yang sudah tidak aktif.

Sofwan mencontohkan, ada tenaga kesehatan yang kini menjabat sebagai aparatur kelurahan dan tidak lagi aktif secara profesi.

Dengan kondisi tersebut, RSUD Tarempa untuk sementara fokus pada optimalisasi tenaga kesehatan yang masih aktif guna mendukung peningkatan layanan kepada masyarakat. (*)

Artikel RSUD Tarempa Naik Kelas, Nakes Puskesmas Ramai-ramai Ajukan Pindah pertama kali tampil pada Kepri.

Update