Jumat, 10 April 2026

Lidik Dugaan Pembobolan Rekening Rp4,3 Miliar, Penyidik Jadwalkan Pemeriksaan CIMB Niaga Pusat

Berita Terkait

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Arif Mahari. F.Yashinta

batampos – Penanganan kasus dugaan pembobolan rekening nasabah senilai Rp4,3 miliar oleh Ditreskrimsus Polda Kepri masih terus berlanjut. Pemeriksaan terhadap pihak bank yang dilakukan sebelumnya dinilai belum maksimal karena keterbatasan kewenangan pihak yang hadir.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Arif Mahari, mengatakan pemeriksaan lanjutan akan kembali dijadwalkan pada pekan depan dengan menghadirkan tim dari kantor pusat.

“Untuk kemarin yang hadir dari pihak cabang Seipanas dan legal dari pusat. Namun untuk pertanyaan teknis, mereka tidak bisa menjawab karena itu kewenangan tim fraud investigation dari pusat,” ujar Arif, Rabu (8/4).

Ia menjelaskan, sejumlah pertanyaan penting dari penyidik belum terjawab secara detail dalam pemeriksaan sebelumnya. Hal itu membuat proses pendalaman belum dapat memberikan hasil signifikan.

Baca Juga: Jalan Gadjah Mada dekat Hotel Vista Kembali Dibuka

“Jawaban yang diberikan masih bersifat umum, belum menyentuh substansi teknis yang kami butuhkan. Karena itu, kami jadwalkan ulang pemeriksaan dengan tim yang berkompeten,” tambahnya.

Menurut Arif, pihak bank telah menyatakan kesediaan menghadirkan tim dari pusat pada pemeriksaan berikutnya. Namun, jumlah dan siapa saja yang akan hadir masih menunggu konfirmasi.

“Untuk dari pusat, belum ada kepastian berapa orang yang akan datang. Tapi dijadwalkan minggu depan,” katanya.

Ia menegaskan, hasil pemeriksaan sebelumnya memang sudah ada, namun masih bersifat awal dan belum mengarah pada kesimpulan.

“Sudah ada hasil, tapi masih tahap awal, belum signifikan. Ibaratnya masih di permukaan,” jelasnya.

Baca Juga: Lindungi Aset Keagamaan, Kemenag Batam Gandeng Kejaksaan dan BPN

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa dua orang perwakilan dari pihak bank CIMB Niaga pada Selasa (7/4). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri alur transaksi serta kemungkinan adanya celah sistem yang dimanfaatkan pelaku.

Kasus ini mencuat setelah sebuah perusahaan di Batam melaporkan kehilangan dana sebesar Rp4,38 miliar dari rekeningnya. Hingga kini, baru sekitar Rp900 juta yang berhasil diamankan, sementara sisanya masih dalam penelusuran.

Penyidik juga terus mendalami aliran dana yang diduga tersebar ke sejumlah rekening di berbagai bank. Tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

“Semua masih kami dalami, termasuk aliran dana dan kemungkinan pihak-pihak yang terlibat,” tegas Arif.(*)

Artikel Lidik Dugaan Pembobolan Rekening Rp4,3 Miliar, Penyidik Jadwalkan Pemeriksaan CIMB Niaga Pusat pertama kali tampil pada Metropolis.

Update