Senin, 27 April 2026

Pelabuhan Perikanan Antang Resmi Dikelola Pemkab Anambas, Dongkrak Potensi PAD

Berita Terkait

Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Perikanan Antang yang kini resmi dikelola Pemkab Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Antang resmi diserahkan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat sektor perikanan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan daerah.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyambut baik penyerahan kewenangan tersebut. Ia optimistis, pengelolaan pelabuhan oleh pemerintah daerah akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Anambas. Kita akan kelola dengan baik agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Aneng, Jumat (17/4).

Selama ini, Pelabuhan Perikanan Antang dikenal sebagai lokasi transit kapal-kapal nelayan, khususnya dari Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Aktivitas sandar dan distribusi hasil perikanan berlangsung cukup ramai dan menjadi bagian penting dalam rantai pasok sektor kelautan.

Dengan pengelolaan yang kini berada di tangan pemerintah kabupaten, Aneng memastikan operasional pelabuhan akan berada di bawah Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Anambas.

Ia menjelaskan, potensi PAD dari pelabuhan tersebut cukup besar, mulai dari retribusi sandar kapal, jasa tambat, bongkar muat, hingga pemanfaatan fasilitas pendukung lainnya.

“Retribusi dari kapal, bongkar muat, hingga fasilitas penunjang itu semua bisa menjadi pemasukan daerah,” katanya.

Selain itu, sumber pendapatan juga bisa diperoleh dari penyewaan lapak, kantin, serta fasilitas yang digunakan nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Tak hanya fokus pada peningkatan pendapatan, pemerintah daerah juga berencana melakukan pembenahan fasilitas pelabuhan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan.

Beberapa fasilitas yang akan ditingkatkan antara lain area sandar kapal, kantin, hingga tempat pengisian bahan bakar bagi kapal nelayan.

“Kita akan benahi fasilitasnya agar aktivitas di pelabuhan semakin nyaman,” ujar Aneng.

Ia berharap, dengan fasilitas yang lebih baik, Pelabuhan Antang dapat menjadi pilihan utama bagi kapal-kapal nelayan untuk bersandar dan beraktivitas.

Lebih lanjut, Aneng menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki posisi strategis dalam sektor perikanan di Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, Anambas menjadi satu-satunya daerah di Kepri yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan pelabuhan transit perikanan.

“Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kemajuan daerah,” tutupnya. (*)

Artikel Pelabuhan Perikanan Antang Resmi Dikelola Pemkab Anambas, Dongkrak Potensi PAD pertama kali tampil pada Kepri.

Update