Selasa, 21 April 2026

ARTOTEL Batam Padukan Pameran “Holding Space” dan Hi-Tea Akhir Pekan

Berita Terkait

Artotel batam membuka pameran bertajuk “Holding Space” karya Ummi Shabrina Damas dan peluncuran promo hi-tea “Lazy Weekend Bites. F. Azis Maulana/ Batam Pos

batampos – Hotel ARTOTEL Batam kembali memadukan seni dan gaya hidup dalam satu rangkaian program akhir pekan. Melalui pameran bertajuk “Holding Space” karya Ummi Shabrina Damas dan peluncuran promo hi-tea “Lazy Weekend Bites”, hotel ini berupaya memperkuat posisinya sebagai destinasi kreatif, bukan sekadar tempat menginap, Selasa (21/4).

Pameran “Holding Space” resmi dibuka secara virtual pada April 2026. Karya-karya Ummi mengangkat tema personal tentang rumah, keibuan, dan makna kehadiran.

Lulusan Universitas Negeri Yogyakarta ini mulai menekuni seni lukis sejak 2018, sebelum kemudian memperdalam pendekatan artistiknya saat menempuh studi magister di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Dalam pameran ini, Ummi menampilkan karya visual yang intim dan reflektif, berangkat dari pengalaman sehari-hari sebagai ibu bekerja. Tema domestik diolah menjadi narasi visual yang lebih luas tentang relasi, ruang, dan emosi.

“Keibuan adalah tentang menciptakan ruang, bukan hanya secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, waktu, dan kehadiran,” ujar Ummi dalam keterangan pembukaan pameran.

Pameran ini dijadwalkan berlangsung hingga Juli 2026 dan terbuka untuk publik. ARTOTEL Batam menjadikannya bagian dari strategi menghadirkan pengalaman berbasis seni bagi tamu dan masyarakat.

Di saat bersamaan, hotel ini meluncurkan program hi-tea “Lazy Weekend Bites” yang ditawarkan setiap Sabtu dan Minggu di area EATSPACE.

Paket tersebut menyajikan enam pilihan hidangan—tiga kudapan manis dan tiga gurih—dengan pilihan minuman seperti kopi, teh, dan cokelat panas. Program ini dipasarkan dengan harga Rp100 ribu per orang, disertai promo “beli tiga gratis satu”.

General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni, mengatakan kedua program ini dirancang sebagai satu pengalaman yang saling melengkapi. “Kami ingin menghadirkan ruang bagi tamu untuk berhenti sejenak, terhubung dengan suasana, dengan orang lain, bahkan dengan dirinya sendiri,” ujarnya.

Menurut dia, pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi diferensiasi di tengah persaingan industri perhotelan di Batam. ARTOTEL, kata Andi, tidak ingin sekadar menjadi tempat transit, melainkan destinasi yang menawarkan pengalaman personal berbasis kreativitas.

Upaya menggabungkan seni dan layanan hospitality ini juga mencerminkan tren industri yang mulai mengarah pada pengalaman imersif. Hotel tidak lagi hanya menjual kamar, tetapi juga memori dan keterlibatan emosional pengunjung.

“Ketika seni dan hospitality berjalan beriringan, yang tercipta bukan hanya layanan, tetapi pengalaman yang membekas,” kata Andi.

Dengan menghadirkan pameran seni dan program gaya hidup secara simultan, ARTOTEL Batam mencoba menangkap ceruk pasar wisatawan urban yang mencari pengalaman berbeda di akhir pekan. Strategi ini sekaligus menjadi cara untuk memperpanjang durasi kunjungan tamu di tengah kompetisi destinasi yang semakin ketat.(*)

Artikel ARTOTEL Batam Padukan Pameran “Holding Space” dan Hi-Tea Akhir Pekan pertama kali tampil pada Metropolis.

Update