Selasa, 21 April 2026

Pelajar SMP di Karimun Jadi Korban Pencabulan Sales Obat Usai Kenalan via Game Online

Berita Terkait

Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, menunjukkan barang bukti terkait kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak di Mapolres Karimun. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi di Tanjungbalai Karimun. Seorang pelajar SMP berusia 13 tahun menjadi korban pelecehan sesama jenis oleh seorang sales obat berinisial Tas (22). Ironisnya, perkenalan keduanya bermula dari permainan daring populer, Free Fire.

​Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, mengungkapkan bahwa kasus ini terbongkar setelah kakak korban menaruh curiga pada gelagat adiknya saat pulang dari sebuah kafe.

​”Kecurigaan kakaknya ini berujung pada pemeriksaan ponsel korban. Di sana ditemukan rekaman video saat pelaku melakukan perbuatan cabul terhadap korban,” ujar Yunita saat konferensi pers didampingi Kasat Reskrim dan Kasi Humas, Selasa (21/4).

Berdasarkan hasil penyidikan, aksi bejat tersebut terjadi pada Kamis (16/4) sekitar pukul 21.30 WIB di Hotel M, Kelurahan Tanjungbalai Kota. Pelaku yang diketahui bukan warga asli Karimun, sengaja datang dan menginap di hotel tersebut demi menemui korban.

​Pihak keluarga yang tidak terima langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Karimun pada Jumat (17/4). Tak butuh waktu lama bagi Sat Reskrim untuk bergerak dan membekuk pelaku di lokasi kejadian.

Hubungan antara pelaku dan korban berawal dari mabar (main bareng) game Free Fire. Pelaku kemudian mengirimkan tautan grup WhatsApp bernama ‘The Boys Vitus’ agar korban bergabung. Melalui komunikasi intens di grup dan pesan pribadi itulah, pelaku membujuk korban untuk bertemu.

​”Pelaku juga sempat memberikan dua lembar pecahan Rp50 ribu kepada korban,” tambah Yunita.

Atas perbuatannya, tersangka Tas kini harus mendekam di sel tahanan. Ia dijerat dengan Pasal 414 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUH-Pidana.

​”Tersangka terancam pidana penjara paling lama 9 tahun,” tegasnya. (*)

Artikel Pelajar SMP di Karimun Jadi Korban Pencabulan Sales Obat Usai Kenalan via Game Online pertama kali tampil pada Kepri.

Update