
batampos – Riuh mesin sepeda motor mereda saat ratusan peserta memasuki aula Universitas Internasional Batam. Di Hari Kartini, peringatan emansipasi perempuan itu diisi dengan cara yang tak lazim: seminar keselamatan berkendara yang dipadukan dengan latihan kesadaran diri.
Sales Manager Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto, mengatakan perusahaan ingin memperluas makna edukasi keselamatan berkendara pada kegiatan yang digelar pada Selasa kemarin . “Tidak cukup hanya keterampilan teknis. Kesiapan mental juga menentukan,” ujarnya, Jumat (24/4).
Kegiatan bertajuk “Zen on Wheels” ini digelar PT Capella Dinamik Nusantara, main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Kepulauan Riau.
Alih-alih hanya menekankan aspek teknis berkendara, penyelenggara mencoba menggeser fokus ke aspek mental pengendara—sesuatu yang kerap luput dalam edukasi lalu lintas.
Di tengah meningkatnya mobilitas perkotaan, pendekatan ini terasa relevan. Pengendara, kata para pemateri, bukan sekadar operator kendaraan, melainkan individu yang rentan dipengaruhi emosi, stres, dan distraksi.
IPDA Lady Natalia dari Subdit Kamsel Kepolisian menyebut, keselamatan di jalan raya berakar dari disiplin pribadi.
“Kesadaran risiko harus dimulai dari diri sendiri. Tertib berlalu lintas bukan sekadar aturan, tetapi kebutuhan,” ujarnya di hadapan peserta.
Perspektif berbeda disampaikan Mariaty Sthefany dari Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia wilayah Kepri. Ia menyoroti pentingnya mengelola emosi saat berkendara. Dalam praktiknya, ketenangan pikiran dapat mengurangi reaksi impulsif yang kerap memicu kecelakaan.
Materi inti dibawakan instruktur keselamatan berkendara Honda, Christofer Valentino. Ia menguraikan konsep “Zen on Wheels”—sebuah metode berkendara dengan kesadaran penuh, di mana fokus, pernapasan, dan kontrol diri menjadi bagian dari teknik berkendara itu sendiri.
Pendekatan ini tak berhenti di ruang seminar. Sejumlah peserta yang tergabung dalam komunitas Scoopy One Heart Community Kepri, didominasi pengendara perempuan, mengawalinya dengan mengelilingi Batam menggunakan Honda Scoopy. Aktivitas ini menjadi simbol kehadiran perempuan sebagai pengguna jalan yang aktif sekaligus agen keselamatan.
Sepanjang acara, antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung hidup. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul tak lagi sebatas teknik pengereman atau posisi berkendara, tetapi merambah ke cara menjaga fokus di tengah tekanan lalu lintas.(*)
Artikel Capella Dinamik Nusantara Dorong Kesadaran Mental Pengendara melalui Program “Zen on Wheels” pertama kali tampil pada Metropolis.
