Selasa, 26 Mei 2026

Tinjau MBG di Tanjungpinang, Wamen Isyana Minta Kualitas Menu Ditingkatkan

BACA

Wamendukbangga sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyuapi balita saat meninjau distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka turun langsung meninjau distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di Tanjungpinang, Selasa (26/5).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan menu MBG yang diberikan kepada kelompok 3B atau ibu hamil, ibu menyusui, dan balita benar-benar sesuai kebutuhan gizi penerima manfaat.

Wamen Isyana mengatakan program tersebut merupakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.

“Menunya sama dengan menu MBG untuk anak sekolah, cuma porsinya saja yang disesuaikan,” ujar Isyana usai membagikan MBG kepada balita non-PAUD di Tanjungpinang.

Ia menjelaskan, menu MBG untuk anak balita non-PAUD disiapkan tanpa menggunakan bahan cabai dan porsinya lebih kecil dibandingkan menu untuk anak sekolah.

Sementara untuk ibu hamil dan ibu menyusui, porsi makanan dibuat lebih besar karena membutuhkan tambahan nutrisi yang lebih banyak.

Menurutnya, program MBG 3B menjadi salah satu bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

“Upaya ini dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan. Nutrisi yang tepat bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita menjadi penentu utama pertumbuhan otak serta fisik untuk mencegah stunting,” katanya.

Wamen Isyana juga menekankan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus meningkatkan kualitas menu MBG dari waktu ke waktu sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia meminta setiap masukan dari penerima manfaat dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki layanan program MBG ke depan.

“Beberapa bulan ke belakang, menunya semakin bagus dan perlu ditingkatkan. Buktinya ketika tadi saya suapi MBG ke anak balita, ternyata sangat lahap makannya,” ucapnya.

Sementara itu, seorang ibu balita bernama Rumita mengaku anaknya yang berusia 1,8 tahun telah menerima program MBG 3B selama tiga bulan terakhir melalui SPPG terdekat.

Menurut Rumita, program tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan anaknya, termasuk kenaikan berat badan sekitar lima ons.

“MBG 3B sangat bagus. Anak saya suka menunya, terutama wortel dan tempe,” katanya. (*)

Artikel Tinjau MBG di Tanjungpinang, Wamen Isyana Minta Kualitas Menu Ditingkatkan pertama kali tampil pada Kepri.

spot_img

Baca Juga