
batampos – Sebanyak 44 jemaah haji asal Kabupaten Bintan tiba kembali di kampung halaman dengan selamat pada Selasa (2/6).
Usai menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci, para jemaah mengaku puas dengan pelayanan haji tahun ini, mulai dari transportasi hingga konsumsi selama berada di Arab Saudi.
Sebelumnya, rombongan jemaah haji tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada Senin (1/6). Mereka kemudian menginap satu malam di Asrama Haji Batam sebelum melanjutkan perjalanan ke Bintan keesokan harinya.
Pada Selasa pagi, para jemaah bertolak dari Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, menuju Kabupaten Bintan.
Kedatangan mereka di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, disambut hangat oleh keluarga, kerabat, dan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.
Setelah tiba, para jemaah diarahkan menuju Masjid At Taqwa untuk mengikuti acara penyambutan sebelum kembali ke rumah masing-masing.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bintan, Muhammad Hasbi, mengatakan seluruh jemaah haji asal Bintan yang pulang pada kloter tersebut tiba dalam kondisi sehat.
Ia menjelaskan, penyambutan dilakukan di dua titik berbeda guna memudahkan mobilitas jemaah sesuai wilayah domisili mereka.
“Kedatangan jemaah untuk daerah Bintan Utara dan sekitarnya melalui Tanjunguban, sedangkan jemaah dari Bintan Timur dan sekitarnya melalui Kijang,” kata Hasbi.
Salah seorang jemaah, Haryanto, mengaku bersyukur dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar. Ia juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan selama musim haji 2026.
Menurutnya, fasilitas transportasi berjalan baik meskipun terdapat waktu tunggu di beberapa titik perjalanan.
“Transportasi baik, hanya masalah waktu menunggu, tapi itu tidak jadi masalah,” ujarnya.
Selain transportasi, Haryanto menilai pelayanan konsumsi selama berada di Tanah Suci juga sangat memuaskan. Makanan tersedia tepat waktu bahkan sering kali sudah disiapkan sebelum jam makan tiba.
Ia juga mengungkapkan bahwa cuaca panas di Arab Saudi tidak menjadi kendala berarti karena para jemaah mampu beradaptasi dengan baik.
“Kondisi cuaca walaupun panas, tapi kita bisa menyesuaikan dengan baik, dengan minum yang cukup,” katanya.
Haryanto menilai persiapan fisik dan mental menjadi faktor penting yang menentukan kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Karena itu, ia berpesan kepada calon jemaah haji yang akan berangkat pada musim berikutnya agar rutin berolahraga, khususnya berjalan kaki, serta membiasakan pola makan yang sehat.
“Manasik haji ikuti dengan baik. Insya Allah berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membawa bekal yang cukup serta menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah.
Selain pengalaman spiritual, Haryanto mengaku memperoleh pengalaman berharga melalui interaksi dengan jemaah dari berbagai negara.
Menurutnya, suasana persaudaraan yang terjalin selama di Tanah Suci menjadi salah satu kenangan yang paling berkesan.
“Kami berusaha membangun komunikasi dengan teman-teman dari berbagai negara. Ternyata mereka menyambut kita sangat familiar dan penuh persaudaraan,” katanya.
Usai mengikuti prosesi penyambutan di Masjid At Taqwa, para jemaah kemudian kembali ke rumah masing-masing untuk berkumpul bersama keluarga setelah menunaikan ibadah haji selama beberapa pekan di Tanah Suci. (*)
Artikel Tiba di Kampung Halaman, Jemaah Haji Bintan Ceritakan Pengalaman di Tanah Suci pertama kali tampil pada Kepri.

