
batampos – Pekerjaan peningkatan Jalan Simpang Lagoi hingga Simpang Sungai Kecil, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, terus dipercepat menjelang pelaksanaan ajang sport tourism internasional Tour de Bintan 2026.
Hingga Kamis (11/6), progres proyek yang mencakup pelebaran jalan dan pelapisan ulang hotmix tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Jalur ini menjadi salah satu akses penting yang akan digunakan dalam pelaksanaan event balap sepeda internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Agustus 2026.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Canggih Dwi Wibowo, mengatakan pekerjaan pengaspalan saat ini masih berlangsung di ruas sepanjang kurang lebih 900 meter.
“Pekerjaan pelebaran jalan dan pelapisan ulang hotmix sekitar 900 meter saat ini masih dalam tahap pengaspalan,” ujar Canggih.
Ia menjelaskan, proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp6 miliar tersebut ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan Tour de Bintan. Jalan itu dipastikan sudah dapat dilalui kendaraan paling lambat pada 14 Agustus 2026.
Setelah proses pengaspalan selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penataan dan perapian drainase di sepanjang sisi jalan.
Sementara itu, Kepala BP Kawasan Bintan, Farid Irfan Siddik, menegaskan pihaknya terus mendorong percepatan pekerjaan agar jalur tersebut bisa digunakan jauh sebelum event internasional dimulai.
“Setidaknya satu minggu sebelum Tour de Bintan dimulai, jalur ini sudah open traffic dan dapat dimanfaatkan secara maksimal,” kata Farid.
Menurutnya, faktor cuaca masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami optimistis pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu,” ujarnya. (*)
Artikel Progres 70 Persen, Pengaspalan Jalan Simpang Lagoi Bintan Ditarget Rampung Sebelum Tour de Bintan 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

