
batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajukan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2017 Kota Batam sebesar Rp 2,5 triliun lebih.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pembahasan RAPBD 2017. Dimana angka Rp 2,5 triliun langsung diajukan ke DPRD Batam.
“Sudah selesai dibahas, kita ajukan Jumat (9/12) Rp 2,5 triliun sekian,” kata Rudi kepada wartawan, kemarin.
Dikatakannya, angka itu didapat setelah melalui rapat dan pertimbangan bersama seluruh SKPD. Meski beberapa waktu lalu, pusat sempat memangkas RAPBD Batam menjadi Rp 2,4 triliun lebih.
“Tak usah ditanya lagi (yang disetujui pusat), yang jelas sudah kami kirim ke DPRD Rp 2,5 triliun sekian,” tegas Rudi.
Menurut dia, prioritas anggaran APBD 2017 adalah di bidang pendidikan. Sekitar 21 persen atau Rp 500 miliar dianggarkan untuk dunia pendidikan di Batam.
“Paling besar di Pendidikan, sekitar Rp 500 miliar lebih,” ujar Rudi.
Rudi mengaku angka itu lebih kecil jika dibandingkan anggaran tahun lalu, yang mana untuk pendidikan dianggarkan 28 persen dari APBD. Namun karena wewenang guru sekolah menegah dan swasta telah berpindah ke Propinsi, anggaran pun dikurangkan.
“Insetiv guru swasta menjadi wewenang propinsi. Jadi berkurang sekitar Rp 100 miliar dibanding tahun lalu,” beber Rudi.
Tak hanya pendidikan, APBD 2017 juga diprioritaskan untuk infrastruktur. Salah satunya untuk perbaikan dan pelebaran jalan di Batam yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) Batam.
“Infrastruktur jalan khusus PU sebesar Rp 320 miliar. Belum untuk infrastruktur yang lain,” sebut Rudi.
Sementara itu, Kadis PU Batam Yumasnur membenarkan anggaran sebesar Rp 320 miliar untuk perbaikan jalan. Anggaran itu lebih besar jika dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 250 miliar.
“Naik sekitar Rp 70 miliar untuk pembangunan jalan,” jelas Yumasnur.
Sebelumnya Pemerintah pusat memangkas Rp 118 miliar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 dari Rp 2,5 triuliun yang diajukan Pemko Batam sebesar .
Alhasil, Pemko Batam harus kembali merombak Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Batam. Pemangkasan APBD 2017 karena adanya pemotongan dana transfer dari Pemerintah pusat. Sehingga APBD 2017 harus dikurangi dari Rp 2,5 triliun menjadi Rp 2,4 triliun.(she)
