batampos.co.id – Wacana dua Kabupaten Natuna dan Anambas menyatukan visi misi membentuk Provinsi Pulau Tujuh mendapat dukungan masyarakat, terutama di wilayah pemekaranan Natuna Barat dan Natuna Selatan.
Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra mengungkapkan, wacana tersebut sudah didengar masyarakat. Dan mendapat dukungan terutama dari masyarakat wilayah pemekaran Natuna Selatan dan Natuna Barat.
“Masyarakat wilayah pemekaran Natuna Selatan dan Natuna Barat memberikan dukungan penuh, rencana Bupati Natuna dan Bupati Anambas menyatukan Pemerintahan ini menjadi Provinsi khusus,” ungkap Candra, Selasa (24/1).
Menurut Candra, dukungan masyarakat mewujudkan Natuna dan Anambas menjadi Provinsi khusus sudah menjadi bagian dari prioritas Presiden Joko Widodo. Natuna akan dijadikan Provinsi khusus pertahanan.
Disatu sisi kata Candra, prioritas percepatan pembangunan di Natuna dapat diwujudkan dengan peningkatan status pemerintahan. Tentu dengan pendapatan daerah yang bertambah. Dan peningkatan tongkat komando pangkalan militer di Natuna.
“Mempercepat pembangunan, Natuna memang harus jadi Provinsi. Tujuan ini akan menjadi keputusan Presiden dan sifatnya insidentil, dengan status provinsi khusus pertahanan,” ujar Candra.
Candra menyarankan, dalam rencana yang besar ini perlu sesegara mungkin melakukan persiapan. Membentuk panitia pembentukan Provinsi. Bupati Natuna dapat ditunjuk sebagai ketua umum dan Bupati Anambas sebagai ketua harian serta untuk pengurusnya lintas pemerintahan dan DPRD.
“Pembentukan panitia harus secepatnya, kalau bisa di Mubeskan, tidak bisa bergerak sendiri. Tapi harus menjadi keinginan bersama masyarakat dalam percepatan pembangunan. Supaya tidak terkesan hanya politik Bupati,” ujar Candra.(arn)
