Selasa, 14 April 2026

PKK Harapkan Produk Unggulan Masyarakat

Berita Terkait

Ketua Pokja I Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun, Rosmaiaty Djunaidy memotong pita sebagai tanda diresmikannya bazar dan pameran MTQ Tingkat Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun.

batampos.co.id – Dalam setiap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), mulai dari tingkat keluruhan, kecamatan sampai dengan kabupaten selalu diiringi dengan bazar yang menampilkan berbagai jenis pameran. Mulai dari kuliner, kerajinan tangan dan juga produk makanan yang merupakan salah satu program dari PKK.

Salah satu program kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun adalah menggalakan masyarakat yang ada di desa, kelurahan atau kecamatan untuk memanfaatkan keramaian yang dilaksanakan oleh pemerintah. Seperti kegiatan MTQ kecamatan yang saat ini sedang berlangsung di Kecamatan Belat dapat dimanfaatkan untuk menampilkan hasil kreasi masyarakat.

”Kita juga berharap dari mengikuti kegiatan tersebut dapat menghasilkan produk unggulan,” ujar Ketua Pokja I Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun, Rosmiaty Djunaidy kepada Batam Pos, Senin (6/3).

Dijelaskannya lagi, cukup banyak hasil kreasi dan inovasi masyarakat yang ada di berbagai daerah di Kabupaten Karimun. Sehingga, momen MTQ ini harus dapat dijadikan untuk menampilkan berbagai jenis kreasi. Karena, jika dapat menarik pengunjung, tidak menutup kemungkinan memberikan nilai ekonomi. Untuk itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun sangat menggalakkan agar PKK yang ada di kecamatan dapat menjadi pembina masyarakat yang menghasilkan produk home instri.

”Adanya pembinaan dari PKK kecamatan dan berkoordinasi dengan PKK kabupaten, maka kita berharap produk yang dihasilkan oleh masyarakat dapat memberikan nilai ekonomi. Sehingga, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, jika memang produk yang dihasilkan merupakan produk unggulan, dapat dibawa ke tingkat kabupaten atau provinsi untuk dipamerkan,” papar Rosmiaty.

Dengan adanya berbagai pameran, katanya, diharapkan produk yang dihasilkan terus berkembang. Baik itu dalam bentuk kerajinan tangan, makanan dan juga hal lainnya, dapat mendongkrak ekonomi masyarakat. Dengan demikian, dapat mengurangi angka pengangguran di masyarakat. (san)

Update