batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk) Karimun, hingga akhir tahun 2016 lalu telah mencatat jumlah penduduk se Kabupaten Karimun mencapai 240,170 ribu jiwa. Dan paling padat penduduknya ada di empat kecamatan yaitu Karimun, Meral, Meral Barat dan Tebing. Di mana keempat kecamatan, tersebut jumlah penduduknya setiap semester terus bertambah.
”Kalau dilihat dari hasil pendataan, kecamatan Karimun paling padat penduduknya mencapai 49,2 ribu jiwa. Rata-rata yang bekerja di kawasan industri, mereka bertinggal di wilayah perkotaan seperti Kelurahan Sungai Lakam Barat,” jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun M Tahar, kemarin (7/3).
Dikatakan, terjadinya lonjakan penduduk disebabkan banyaknya tenaga kerja dari luar yang memboyong keluarganya pindah ke Karimun. Termasuk instansi vertikal yang bertugas di Karimun, ditambah jumlah bayi yang melahirkan. Namun, untuk jumlah bayi yang melahirkan datanya ada di Dinas Kesehatan Karimun.
”Anda bisa lihat sendiri, disemester kedua 2016 lalu. Banyak sekali para pekerja mengurus domosili untuk pindah ke Karimun. Dan mereka masih menetap hingga saat ini, ditambah kelahiran bayi juga berpengaruh terhadap lajunya pertumbuhan penduduk di wilayah pulau Karimun,” tuturnya.
Selain itu kecamatan Meral juga terus bertambah jumlah penduduknya yang saat ini 43,689 ribu jiwa dari 12,136 ribu jiwa. Dan bisa disimpulkan, untuk kedua kecamatan tersebut, berarti pertumbuhan penduduk naik dua kali lipat. Hal tersebut, juga berlaku di kecamatan lainnya yang artinya pertumbuhan penduduk selama satu tahun cukup tinggi.
”Setiap kecamatan, jumlah penduduknya terus meningkat drastis. Berarti, kabupaten Karimun saat ini sudah menjadi tumpuan penduduk luar yang ingin mencari nafkah di Karimun,” ujar Tahar lagi.
Pantauan di lapangan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun dipadati oleh masyarakat yang mengurus administrasi baik KTP, KK, surat kelahiran, surat kematian dan sebagainya. Tanpa di pungut biaya sepeserpun oleh petugas.
”Baguslah, proses cepat asal persyaratan lengkap saja. Ini saya urus pecah KK, tidak lama antrinya dan prosesnya cepat juga,” ucap Kahar warga Tanjungbalai Karimun. (tri)
