Kamis, 26 Februari 2026

Konsumsi Rumah Tangga di Kuartal I Diprediksi Lesu

Berita Terkait

batampos.co.id – Kendati bulan puasa Ramadan sudah dalam hitungan 45 hari ke depan, aktivitas belanja bahan-bahan pokok di Tanjungpinang belum menunjukkan gelagat yang tinggi. Kondisi ekonomi yang belum begitu membaik ditenggarai sebagai penyebabnya.

Sejumlah pedagang bahan pokok di Pasar Tanjungpinang mengaku tidak ada peningkatan permintaan berarti dalam sepekan terakhir. Begitu pengakuan Rajas, seorang pedagang cabai. “Masih seperti biasa,” ungkapnya, Rabu (12/4).

Dalam sehari, penjualannya berada dikisaran tujuh sampai sepuluh kilogram. Padahal biasanya, kata dia, semakin mendekati bulan ramadan, aktivitas belanja bahan pokok semakin meninggi. Tapi nyatanya tidak untuk tahun ini.

“Mungkin tunggu kurang sebulan atau dua minggu,” taksirnya.

Hal sama juga dituturkan Aminah, pedagang bahan-bahan pokok. Aktivitas penjualan beras, minyak goreng, maupun gula, kata dia, masih dalam hitungan rata-rata seperti hari-hari sebelumnya. “Rasa-rasanya ya kayak lesu gimana penjualan di tahun 2017 ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan tahunan konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2017 bakal melambat, baik dibandingkan kuartal sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.

Hal itu tercermin dari rata-rata pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) kuartal I-2017 yang diperkirakan sebesar 4,2 persen secara tahunan, atau lebih rendah dibandingkan kuartal IV-2016 sebesar 9,5 persen dan kuartal I-2016 sebesar 11,5 persen.

Sebagai catatan, tahun lalu, Badan Pusat Statistik mencatat konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2016 adalah 5 persen.

Dalam Survey Penjualan Eceran BI Edisi Februari 2017, BI mencatat secara tahunan penjualan eceran Februari 2017 tumbuh melambat. IPR Februari 2017 hanya tumbuh 3,7 persen secara tahunan menjadi 197,1, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, 6,3 persen secara tahunan.

Secara rinci, perlambatan penjualan terjadi pada kelompok makanan dan non makanan yang masing-masing tumbuh 5,1 persen secara tahunan dan 1,8 persen secara tahunan,lebih dari 7,3 persen secara tahunan dan 5,0 persen secara tahunan pada Januari 2017. (aya)

Update