batampos.co.id – Sudah tiga minggu lamanya Listrik di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur mengalami pemadaman bergilir. Dalam satu hari pemadaman bergilir dibagi menjadi dua bagian. Pemadaman pertama dilakukan pada pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 dan pemadaman berikutnya dilakukan pada pukul 20.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.
Pemadaman ini harus dilakukan karena mesin pembangkit di PLN Sub Rayon Letung tidak bisa menahan beban dari 1900 pelanggan yang ada. Pasalnya saat ini ada satu mesin berkapasitas sekitar 200 KVA mengalami kerusakan mesin. Sehingga beban yang ada sekarang hanya ditanggung empat mesin saja dengan kapasitas keseluruhan sekitar 750 KVA.
“Sekarang ini masih ada pemadaman karena mesin yang bekerja hanya berkapasitar sekitar 750 KVA, jadi tidak dapat menopang beban yang ada,” ungkap Kepala Staff Administrasi PLN Rayon Tarempa Dedy Prima Irawan.
Meski demikian pemadaman bergilir ini diperkirakan tidak akan lama lagi karena mesin yang rusak diperkirakan akan segera normal kembali karena onderdil yang rusak sekarang sudah ada tinggal menunggu pemasangan.
“Kemarin alatnya sudah dikirim dari Tanjungpinang, sekarang sudah sampai di Letung, mekaniknya sekarang sudah dalam perjalanan ke
Letung. Jadi setelah alatnya terpasang maka akan segera dilakukan uji mesin,” ungkap Dedy.
Setelah uji mesin maka akan kelihatan kapasitas mesinnya seperti apa apakah ada gangguan lagi atau tidak. Jika memungkinkan dan tidak ada gangguan teknis, maka listrik tetap akan dinyalakan secara normal kembali seperti sediakala.
Sebelumnya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Letung kecamatan Jemaja saat ini harus melakukan pemadaman bergilir lantaran kemampuan mesin yang ada belum mumpuni untuk memenuhi 1900 pelanggan yang ada di Jemaja. Pemadaman sudah dilakukan sejak satu minggu yang lalu hingga sekarang.
Pantauan di lapangan, pemadaman bergilir dilakukan selama 4 jam dalam waktu 24 jam. Waktu pemadaman mulai dari pukul 16.00 hingga 20.00 dan sebagian pemadaman pada pukul 20.00 hingga pukul 00.00 Wib. Saat ini PLN masih melakukan perbaikan terhadap satu mesin yang mengalami kerusakan. Gulungan dinamo terbakar, diprediksi jelang bulan puasa perbaikan baru selesai dan diprediksi listrik akan nyala kembali normal.
Agustian, selaku Koordinator Subrayon PLN Letung mengatakan, hal ini terjadi bukan ada unsur kesengajaan dan diakuinya mesin yang tersedia bisa dikatakan sudah tua dan wajar sering mengalami kerusakan. Saat ini dinamo yang rusak itu mesin yang berkapasitas 200 mega yang saat ini sedang diperbaiki. Jadi mesin yang ada saat ini yakni ada empat dengan kapasitas 260 mega, 70, 90, 200. (sya)
