Selasa, 14 April 2026

Iuran Perpisahan Sekolah Dibidik Saber Pungli

Berita Terkait

batampos.co.id – Tim Satuan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Bintan, terus membidik iuran-iuran yang diterapkan pihak sekolah. Terutama iuran perpisahan sekolah.

Hal ini dilakukan pasca digelarnya pemeriksaan terhadap salah satu oknum guru di SMKN 1 Bintan, yang diduga melakukan pungli dengan berdalih iuran perpisahan sekolah beberapa waktu lalu.

“Iuran sekolah jadi fokus perhatian utama kami saat ini. Apalagi bila ditemukan didalamnya ada unsur pemaksaan yang memberatkan orang tua murid,” jelas Ketua Tim Saber Pungli, Kompol Dandung Putut Wibowo, di ruang kerjanya, Selasa (9/5).

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakapolres Bintan, ini setiap iuran yang diterapkan pihak sekolah terhadap murid, hendaknya dilakukan dengan azas kesepakatan diantara sekolah dengan orang tua murid. Dandung menilai pungutan yang rutin dilakukan setiap tahun di sekolah

jelang acara perpisahan bagi siswa kelas 3 SMP, maupun siswa kelas 3 SMA, tentu disebabkan karena adanya keterbatasan anggaran yang dimiliki sekolah.

Namun, lanjut Dandung hal tersebut jangan dijadikan alasan untuk memanfaatkan sesuatu demi mencari keuntungan. Apalagi didalamnya ada unsur pemaksaan, sehingga akan semakin menyulitkan orang tua murid.

“Kami ingatkan iuran yang biasa dibebankan kepada orang tua murid tidak boleh dipaksa. Kalau ditemukan adanya pemaksaan bisa segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti langung,” tegasnya. (cr20)

Update