
batampos.co.id – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang
Batam tidak mengizinkan lori menyeberang mulai H-7 sampai dengan H=7.
Kecuali lori muatan sandang dan pangan kebutuhan masyarakat Pulau Bintan.
“Untuk lori muatan sandang dan pangan diberikan pengecualian,” kata Supervisi PT ASDP Cabang Batam untuk wilayah kerja Tanjunguban, Sumisrianis, Rabu (7/6).
Pria yang sebelumnya bertugas di ASDP Merak, itu mengatakan, meski diizinkan menyeberang bersama kendaraan saat jelang sampai sesudah lebaran. Namun demikian, kendaraan roda empat dan roda dua tetap menjadi prioritas. “Mobil dan motor harus terangkut dulu,” tekannya.
Mengenai kesiapan armada, Anis, sapaan pria tersebut mengatakan, untuk armada pihak ASDP telah menyiapkan sejak jauh hari. Bahkan 4 kapal Roll On Roll Off (RoRo) dipastikan akan melayani penyeberangan arus mudik serta balik selama musim Hari Raya Idul Fitri.
Dikatakannya, satu kapal yakni KMP Kundur lagi masa perbaikan. Namun, dalam waktu dekat kapal tersebut akan beroperasi bersama tiga kapal lainnya. Yakni, KMP Jembatan Kapuas, KMP Swarna dan KMP Barau. “Ada kemungkinan penambahan (kapal roro), jika terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan,” katanya.
Masih kata Anis, lonjakan kendaraan diperkirakan akan berlangsung dua sampai tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun demikian, pihaknya telah mempersiapkan segala saran dan prasarana. (cr21)
