batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam meminta perangkat RT/RW ikut aktif memastikan keamanan rumah warga yang ditinggal mudik.
“Aparat dari tingkat bawah sangat penting, dalam hal ini kami gerakkan RT/RW,” kata Amsakar di kantor walikota, Senin (19/6) pagi.
Tidak hanya itu, dia meminta peran serta warga yang tidak mudik. Untuk itu, warga yang hendak mudik diharuskan untuk melapor RT/RW dan tetangga, sehingga pemantauan dapat lebih terarah.
“Supaya saling menjaga,” tambahnya.
Menurutnya, imbauan tersebut kerap disampaikan olehnya setiap kali punya kesempatan bersilaturahmi dengan warga, tak terkecuali saat safari Ramadan.
“Tinggal dijalankan saja, supaya tidak terjadi hal yang kita inginkan,” imbuhnya.
Selain Pemko Batam, ia menyampaikan aparat kepolisian sudah punya langkah pengamanan saat warga sedang mudik. Bahkan, dia menyebutkan pemudik dapat menitipkan motor di kepolisian.
“Intinya, polisi juga sudah punya langkah pengamanan,” ucapnya.

Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam Ardiwinata, pemeberitahuan perlu dilakukan agar menghindari kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan seperti aksi bobol rumah.
“Tidak hanya itu, pastikan AC, listrik terlebih kompor gas ditinggalkan dalam keadaan mati,” ucapnya.
Ia berharap, warga yang mudik sebaiknya tidak membawa serta keluarga dengan niat mencari kerja di Batam jika tidak punya keahlian khusus.
“Usahakan, berapa yang mudik itu yang kembali lagi. Bukannya mau batasi, kasihan juga mereka kalau nanti tidak kerja,” pungkasnya. (cr13)
