
Ilustrasi (David Prasetyo/Jawa Pos)
Brian Gertler, ketua asrama di Greenville University, Illinois, berpikir keras. Lantaran menjabat posisi khusus, dia punya hak spesial untuk memelihara anjing.
Yang menjadi masalah, salah satu anjingnya, Dudley, hobi menyalak keras.
’’Kalau sedang happy, ia menggonggong. Penghuni asrama terganggu, apalagi saat malam,’’ paparnya sebagaimana dikutip Yahoo!.
Gertler pun tidak kehabisan akal. Kedua anjingnya –yang berjenis border collie dan Australian shepherd campuran– dilatih untuk ’’berbisik’’. Saat berada di asrama, Gertler mengajak kedua anjingnya bermain lempar tangkap. Benda yang dilempar pun empuk supaya pantulannya tidak berisik.
’’Karena kehabisan napas setelah mengejar benda, gonggongannya pelan. Tidak terlalu keras,’’ ungkapnya. Agar gerakannya tidak berdentum ke kamar tetangga sebelah, Gertler membiasakan anjingnya main di ruangan berkarpet.
Gertler menjelaskan, kedua anjingnya merupakan favorit para mahasiswa baru yang tinggal di asrama. Bahkan, mereka jauh lebih populer jika dibandingkan dengan Gertler.
’’Kalau butuh curhat, mereka lebih milih mengobrol dengan dua anjing itu daripada aku,’’ katanya. Hmm, taktik Gertler bisa diterapkan untuk makhluk lain yang juga bersuara keras, terutama kalau malam. (Yahoo!/fam/c14/na)
