
batampos.co.id – sebanyak 106 siswa SMP dan SMA Darul Furqon mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS). Mereka diajak membersihkan tempat pemakaman umum (TPU) di Layang Kobel desa Sawang Laut.
Koordinator MOS Susanto mengatakan, kegiatan wajib diikuti bagi siswa /santri baru dalam rangka memperkenalkan lingkungan sekolah sekaligus adaptasi. Masa orientasi siswa dimulai 16 Juli dan berakhir 20 Juli.
“Sengaja kita mengambil lokasi di pemakaman umum sebagai lokasi MOS bagi siswa baru tujuanya untuk mengingatkan calon santri baru akan arti kehidupan,” terang Susanto, Jumat (21/7).
Dikatakan, dengan dilaksanakan MOS berharap agar siswa baru mengenal lingkungan pondok pesnatren Darul Furqon. Termasuk memperkenalkan sistem belajar di ponpes serta menanamkan akhlak karimah di setiap jiwa santri baru.
Kegiatan MOS juga melibatkan mahasiswa dari UIN Susqa Pekanbaru yang sedang menjalankan KKN. (ims)
