Sabtu, 25 April 2026

Kata Pak Kadis, Pajak Online Untungkan Wajib Pajak

Berita Terkait

Server data pajak online.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah menyebutkan, Wajib Pajak (WP) diuntungkan dengan dengan penerapan pajak online.

Ia menyampaikan, dengan sistem ini WP tak perlu lagi menghitung besarnya pajak yang akan dibayar setiap bulannya. Jumlah pajak yang akan dibayarkan akan terbaca oleh sistem. Kini di Batam ada 64 WP yang telah dipasang alat pendukung penerapan pajak online.

“Dari segi pembukuan tak perlu bongkar buku lagi, hanya buka sistem dan akan ketahuan berapa nominal yang akan disetorkan ke Kasda (Kas Daerah, red),” katanya, Senin (31/7) siang.

Ia menyampaikan, WP maupun pemerintah tak butuh lagi waktu yang lama. Terkhusus untuk Pemko Batam, sering penerapan sistem online ini pihak BP2RD dapat memantau langsung proses transaksi terkait potensi pajak yang akan dibayar WP.

“Di akhir bulan kita tinggal cocokkan data dengan wajib pajak terkait dalam konteks memastikan bahwa yang kita catat ini jadi komponen pajak daerah,” terangnya.

Kemudian, setelah dicocokan WP akan diminta membayar sesuai dengan jumlah yang tertera dalam sistem.

Ia mengatakan, mendorong WP menerapkan sistem online pihaknya intens menggelar koordinasi dengan perbankan di Batam agar ikut serta menyediakan alat pendukung sistem tersebut. Menurutnya, pihaknya telah bertemu dengan pihak perbankan di Batam dan pada prinsipnya pihak perbankan menyekapati rencana tersebut, dan kini sedang dibicarakan pada pimpinan masing-masing perbankan.

“Yang hadir ada BNI, Mandiri dan bank-bank lainlah. Sekarang yang baru kerjasama kan BJB dan Bank Riau Kepri,” ucapnya.

Tak hanya berharap pada perbankan, tahun 2018 pihaknya juga akan menganggarkan alat tersebut. “Jumlahnya kita akan sesuaikan dengan kemampuan anggaran kita, ini betuk percepatan penerapan pajak online,” katanya.

Sementara itu, Batam Pos mendatangi beberapa WP yang menerapkan pajak online tersebut, misalnya Hotel Harris Batamcenter.

“Di tempat kami yang terpasang Data Box, hampir setahun terpasang,” kata Manager IT Harris Hotel, Amru.

Ia mengatakan, pihak BP2RD akan mengevaluasi penerapan alat tersebut per tiga bulan, untuk memastikan alat berjalan tanpa ada kendala.

“Sampai sekarang tak ada kendala,” pungkasnya. (cr13)

Update