
batampos.co.id – Proyek Pemerintah Daerah, saat ini sudah mulai dikerjakan oleh rekanan atau kontraktor yang mendapatkan tender melalui lelang maupun penunjukkan langsung. Namun, baru saja mulai pengerjaan banyak para kontraktor yang mengeluhkan langkanya beberapa jenis material bangunan. Sehingga, berpengaruh terhadap progres pengerjaan bangunan itu sendiri.
“Banyak rekanan kita yang mengeluhkan, beberapa bahan material bangunan menghilang secara mendadak. Adapun, harganya sudah tidak sesuai dengan harga yang ditetap dalam kontrak,” jelas Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Karimun Ery Januardin, Senin (14/8).
Kelangkaan material bangunan yang terjadi sangat menganggu pengerjaan bangunan maupun infrastruktur lainnya. Sebab, bahan material yang langka di antaranya besi, kayu, dan semen sebagai bahan material awal yang harus segera dikerjakan untuk membangun pondasi awal bangunan.
“Dugaan kita terjadi spekulasi terhadap material bahan bangunan untuk ditimbun. Sehingga terjadi kelangkaan bahan material yang otomatis menyebabkan harga jadi mahal. Kejadian ini selalu ada setiap musim proyek. Saya minta aparat keamanan bertindaklah,” harapnya.
Pihak pemerintah daerah Kabupaten Karimun diminta untuk dapat melakukan pemantauan harga material bangunan. Sebab, banyak toko-toko bangunan yang menaikan harga material bangunan dengan alasan stok terbatas. Selain, itu dalam melakukan survei barang bangunan untuk suatu perencanaan bangunan harus benar-benar riil harganya. Jangan harga tahun lalu dimasukkan sedangkan pengerjaan dimulai pada tahun berikutinya.
“Seharusnya sudah dapat diantisipasi oleh Pemda Karimun, bukan seperti sekarang ini seperti tidak peduli terhadap kelangkaan material bangunan. Dikhawatirkan, pekerjaan fisik tidak selesai tepat waktu dan yang dirugikan pihak kontraktor,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karimun Zulfan belum bisa dikonfirmasi.
“Bapak lagi dinas luar. Kalau ke kantor kita belum tahu, bisa siang atau sore hari tidak tentu,” jawab salah seorang pegawai di kantornya.
Pantauan di lapangan, beberapa proyek pemerintah yang dikerjakan oleh kontraktor sudah mulai digarap. Baik itu bentuk bangunan, maupun infrastruktur jalan dan drainase. (tri)
