Jumat, 1 Mei 2026

TNI AL Kirim Dua KRI, Satu Heli Cari Awak Kapal USS John S Mc Cain

Berita Terkait

Tidak ada tumpahan minyak yang muncul akibat tabrakan itu. (Reuters)

batampos.co.id – Angkatan Laut mengirimkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan satu heli, untuk melakukan pencarian terhadap 10 pelaut Amerika Serikat yang terjatuh saat tabrakan Kapal Perang USS John S Mc Cain dengan Kapal Niaga Liberia Mv Alnic Mc, Senin (21/8) pukul 06.24.

“Kami turunkan KRI Cucut 886, KRI Parang 647 dan satu helikopter 409,” kata Danlantamal IV Laksma TNI R Eko Suyanto, Senin (21/8).

Ia mengatakan diturunkan dua kapal perang dan satu helikopter ini, bentuk prosedur awal dari tugas kemanusiaan. “Karena kami yang terdekat, makanya diturunkan. Agar dapat menyelamatkan pelaut yang terjatuh tersebut,” tuturnya.

Eko menuturkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Basarnas. “Saya dengar basarnas juga akan menurunkan Kapal sar,” ucapnya.

Sementara itu, Kasubdit Gakum Pol Air Polda Kepri AKBP Nur Santiko mengatakan kasus kecelakan laut ini akan ditangani otoritas Singapura. “TKPnya di perairan internasional, namun ditangani pihak sana (Singapura,red),” ujarnya singkat.

Kapal militer Amerika Serikat USS John S McCain terlibat dalam tabrakan dengan sebuah kapal tanker minyak pada Senin (21/8) pagi.

Berdasar pernyataan dari Angkatan Laut AS, tabrakan terjadi antara kapal perusak rudal AS tersebut dengan kapal dagang Alnic MC. Kejadian berlangsung pada pukul 5.25 waktu Singapura. Saat itu John McCain sedang berlayar di sebelah timur Singapura dan Selat Malaka.

Mereka dalam perjalanan untuk melakukan kunjungan rutin ke Singapura setelah melakukan operasi navigasi minggu lalu dengan berlayar di dekat salah satu pulau buatan Tiongkok di Laut Cina Selatan.

Empat pelaut yang terluka sudah dievakuasi. Mereka diterbangkan ke helikopter Angkatan Laut Singapura ke sebuah rumah sakit di Singapura. Luka-luka yang dialami disebutkan tidak mengancam jiwa. Seorang pelaut lain hanya mengalami luka ringan. Namun, ada 10 pelaut yang sampai saat ini masih belum ditemukan.

”Setelah tabrakan John McCain berlayar di bawah kekuasaannya sendiri menuju pelabuhan di Pangkalan Angkatan Laut Changi di Singapura. Tidak ada bahan bakar atau minyak yang terlihat di permukaan air di dekat kapal sesaat setelah kecelakaan itu terjadi,” sambung pernyataan tersebut.

Bagian lambung kapal USS John S McCain yang rusak akibat kecelakaan. (Reuters)

John McCain “kalah” sama si kapal tanker, wajar adanya. MC Alnic adalah kapal dengan tonase kotor mencapai 30 ribu ton. Itu tiga kali lebih besar dari McCain yang hanya memiliki tonase kotor 8.300.

Beruntung, saat kejadian, Alnic sedang kosong. Alias tidak dimuati dengan minyak. Akibat kecelakaan itu, McCain mengalami lubang di bagian lambung kanan dekat garis air setelah tabrakan menunjukkan kapal mengendarai rendah di air dengan lubang di sisinya dekat garis airnya.

Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai tabrakan tersebut dan Angkatan Laut mengatakan penyelidikan akan dilakukan. Sementara itu tim SAR dari Singapura dan Malaysia membantu pencarian pelaut yang hilang.

Ini adalah tabrakan kedua yang melibatkan sebuah kapal dari Armada ke-7 Angkatan Laut AD di Samudera Pasifik dalam dua bulan. Tujuh pelaut meninggal pada Juni saat kapal USS Fitzgerald dan satu kapal kontainer saling bertabrakan di perairan lepas pantai Jepang. Investigasi atas kecelakaan itu sendiri belum selesai.

”Namun kami sudah menemukan banyak bukti dari kecelakaan tersebut,” ulas Angkatan Laut AS. (tia/Daily Mail/BBC/JPC/ska)

Update