Sabtu, 4 April 2026

Mesin Cetak KTP Rusak Sejak Tahun 2012

Berita Terkait

batampos.co.id – Perbaikan alat rekam dan cetak KTP Elektronik masih belum dapat dipastikan hingga hari ini. Kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Kependudukan Kepri, Sardison menuturkan, pihaknya masih menanti kedatangan tim teknis yang telah ditunjuk Direktorat Kependudukan untuk melakukan perbaikan mesin cetak di Provinsi Kepri.

“Kerusakan beberapa alat bahkan sudah terjadi sejak 2012. Memang belum dapat kami pastikan jumlahnya. Tapi yang pasti perbaikan baru akan dilakukan saat tim teknis datang ke sini,” tutur Sardison saat dihubungi kemarin.

Alat-alat kerusakan, sambung dia memang diserahkan ke provinsi. Guna mengkoordinasikan perbaikan mesin agar seluruh alat rusak dapat segera diperbaiki.

Berhubung perbaikan di pusat membutuhkan waktu lama. Sementara provinsi tak bisa melakukan pengadaan alat, maka Mei kemarin, koordinasi ke ditjen dilakukan. Dengan meminta perbaikan agar dapat dilakukan di provinsi. Sehingga tim teknis perbaikan, dapat melakukan kerjanya di provinsi.

Namun upaya tersebut pun membutuhkan waktu lama. Pasalnya tim teknis melakukan perbaikan bergilir ke provinsi lain.

“Sementara itu perbaikan juga baru bisa dilakukan untuk alat rusak tanpa penggantian spare part,” ujar Sardison.

Dikarenakan, Ditjen pusat belum dapat memutuskan upaya perbaikan bagi kerusakan alat yang membutuhkan penggantian suku cadang.

Hal ini juga lantas membuat beberapa kabupaten/kota di Kepri, maju mundur untuk mengirimkan alat-alat yang rusak tersebut.

“Maka itu, belum bisa kami pastikan berapa alat rusak yang ada di tujuh kabupaten dan kota. Sementara alat-alat sudah banyak rusak bahkan dari lima tahun lalu,” imbuh dia.

Kendati demikian, koordinasi yang dilakukan pihak provinsi kepada ditjen, lanjutnya, menjadi langkah awal dalam mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat.

“Dan 18 Oktober nanti, Ditjen ada agenda ke Kepri. Sembari itu akan kami konsultasikan kemungkinan upaya lain untuk mempercepat proses perbaikan,” tutup Sardison. (aya)

Update