
batampos.co.id – Walikota Batam Muhammad Rudi memastikan tidak ada perubahan baik tunjangan pegawai maupun gaji tenaga honorer seperti yang beredar belakangan ini.
“Saya dengar karena defisit gaji honorer mau diturunkan dan tunjangan pegawai mau dikurangi, Tak ada itu,” tegas Rudi saat menghadiri HUT PGRI di Kepri mal, Sabtu (25/11).
Dia menjelaskan walaupun Batam mengalami defisit, pengurangan tidak akan diganggu karena itu menyangkut kesejahteraan pegawai baik honorer maupun PNS. “Saya berusaha untuk memangkas pengeluaran yang tidak begitu penting, dan meminilisir belanja seperti pembelian ATK lainnya,” katanya.
Ia menyebutkan, jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam naik, maka tidak tertutup kenungkinan gaji tenaga honorer juga akan naik, termasuk tunjangan PNS. “Ke depan saya bersama pak wakil sudah menyusun perubahan pada tunjangan pegawai, dan kenaikkan gaji tenaga honorer ,asalkan PAD meningkat,” tambahnya.
Pihaknya juga mengupayakan pembayaran gaji honorer dan tunjangan pegawai bisa dibayarkan tepat waktu. “Ini yang juga kami upayakan jangan sampai kesejahteraan pegawai terganggu, karena itu menyangkut kinerja mereka juga,” ucap Rudi.
Rudi menambahkan, APBD 2018 Kota Batam 2018 sudah diketok, dan pihaknya bersiap melanjutkan pembangunan infrastruktur di Batam. Dia menyebutkan ada pelebaran di tujuh titik termasuk Simpang Kuda menuju Bengkong Seken yang akan dilakukan tahun depan.
“Saya mohon dukungannya, agar di akhir 2018 nanti jalan sudah membaik, termasuk pembangunan empat sekolah baru guna menampung peserta didik yang setiap tahunnya membludak di sekolah negeri,” terangnya.(cr17)
