
batampos.co.id – Deputi II BP Batam, Yusmar Anggadinata mengatakan pihaknya baru bisa mempublikasikan secara teknis soal konsep Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada Maret tahun depan. BP Batam perlu merancang konsep awalnya dan berdiskusi dengan para stakeholder untuk mendapatkan masukan berharga.
“Kalau soal KEK, teknisnya nanti bulan Maret yang enak setelah dapat masukan dari stakeholder,” ujarnya belum lama ini.
BP Batam akan membicarakan konsep KEK secara teknis dengan tim perencanaan pembangunan daerah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
“Banyak yang musti dibahas. Tak cuma master plan bandara,” katanya.
Angga mengatakan dari ujung Batam menuju ujung yang lainnya nanti semua akan terintegrasi. Dalam benaknya supaya Batam memiliki daya saing tinggi, maka konsep kelistrikan dan sistem transportasi akan ditata sedemikian rupa.
Lalu pemukiman untuk karyawan perusahaan industri juga akan dipikirkan. Kemungkinan akan dipadukan dengan sistem transportasi massal supaya pendapatan karyawan tetap terjaga.
“Jangan sampai punya pendapatan tapi tergerus biaya transportasi, pendidikan dan sebagainya. Intinya terkonsep secara keseluruhan,” pungkasnya. (leo)
